Share

Takut Omicron, Jepang Larang WNA Masuk hingga Februari

Antara, Jurnalis · Kamis 13 Januari 2022 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 406 2530876 takut-omicron-jepang-larang-wna-masuk-hingga-februari-pRIB5XLs3i.JPG Bandara Internasional Haneda, Tokyo, Jepang (Foto: Instagram/@aviation._.nerd)

PEMERINTAH Jepang akan memperpanjang larangan masuk bagi orang asing yang bukan penduduk negaranya hingga akhir Februari 2022 mendatang. Hal itu diumumkan oleh Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida, sebagaimana dikutip dari Kyodo.

Larangan itu telah berlaku sejak 30 November 2021 lalu, setelah negeri sakura mengonfirmasi kasus pertama varian Omicron yang sangat menular dari virus corona.

"Situasi infeksi terkait Omicron jelas berbeda di dalam dan luar negeri, sehingga kerangka (kontrol perbatasan saat ini) akan dipertahankan hingga akhir Februari," kata Kishida.

Pemerintah memperkenalkan langkah-langkah tersebut pada awalnya selama sekitar satu bulan, melarang masuknya orang asing yang bukan penduduk dan mengharuskan warga negara Jepang dan penduduk asing yang kembali untuk dikarantina di fasilitas yang ditunjuk pemerintah.

Baca juga: Mengenal Festival Ehomaki, Makan Sushi Tebal Berisi 7 Bahan yang Bawa Hoki

Ini juga membatasi jumlah mereka yang tiba di Jepang sekitar 3.500 per hari.

Di antara bisnis pariwisata, perjalanan dan ritel, beberapa sangat menganjurkan keseimbangan yang baik antara langkah-langkah penegakan perbatasan dan promosi kegiatan ekonomi.

"Kami merindukan langkah-langkah antivirus praktis serta promosi kegiatan sosial dan ekonomi pada saat yang sama," kata Presiden ANA Holdings Inc, Shinya Katanozaka dalam sebuah pernyataan yang dirilis di tengah pengurangan drastis penerbangan internasional.

"Kami berharap (turis yang datang) akan kembali secepat mungkin, tetapi kami tidak dapat memperkirakan waktunya sama sekali," kata seorang pejabat hubungan masyarakat dari sebuah perusahaan perjalanan besar.

Sebelum merebaknya infeksi Covid-19, pusat perbelanjaan di Jepang telah menikmati kerumunan besar pembeli dari luar negeri yang didorong oleh liburan Tahun Baru Imlek pada bulan Januari dan Februari.

Saat ini, pusat perbelanjaan tersebut telah mengalihkan fokus mereka ke pembeli domestik untuk menghadapi masa-masa sulit.

"Jepang juga telah melarang masuk kembali penduduk asing di negara yang telah berkunjung ke-11 negara, termasuk Afrika Selatan, dalam waktu 14 hari, tetapi itu akan mencabut pembatasan karena 'pertimbangan kemanusiaan'," kata Kepala Sekretaris Kabinet, Hirokazu Matsuno.

Setelah pembatasan perbatasan yang ketat saat ini diperkenalkan pada akhir November, Kishida mengatakan aturan itu akan diperpanjang.

Ia juga belum lama ini mengatakan kepada Fuji TV bahwa pemerintah akan memutuskan apakah akan melanjutkan kontrol perbatasan tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini