Pria Panjat Gedung BBC, Rusak Patung Telanjang Pakai Palu

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Sabtu 15 Januari 2022 03:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 406 2531966 pria-panjat-gedung-bbc-rusak-patung-telanjang-pakai-palu-0wQEOGe6qI.JPG Patung telanjang di Gedung BBC, Inggris (Foto: PA/Ian West)

SEORANG pria telah ditangkap polisi setelah diduga merusak sebuah patung di luar kantor penyiaran BBC.

Pria itu nekat memanjat gedung untuk menyerang sebuah patung telanjang karya seniman Eric Gill yang memang kontroversial.

Melansir The Guardian, polisi menangkapnya karena dicurigai melakukan kerusakan di London dengan menggunakan palu. Pria itu segera ditahan setelah diperiksa oleh petugas medis.

"Polisi dipanggil sekitar pukul 16.15 pada hari Rabu, 12 Januari 2022, untuk melaporkan seorang pria merusak patung di luar sebuah gedung di Portland Place, W1," ucap juru bicara polisi.

Baca juga: Liburan ke Inggris, Wisatawan Tak Perlu Lagi Bawa Hasil Tes PCR

"Pria itu turun dengan bantuan dari pemadam kebakaran London sekitar pukul 20.45. Dia diperiksa oleh layanan ambulans London sebelum ditangkap atas dugaan kerusakan kriminal dan ditahan," lanjutnya.

Sementara itu, pemilik properti juga sedang memeriksa kerusakan pada patung dan bangunan. Seorang pria lain juga ditangkap karena dicurigai berkomplot untuk melakukan kerusakan kriminal.

Gill adalah salah satu seniman dan desainer Inggris awal abad ke-20. Setelah meninggal pada tahun 1940. Ia terungkap sebagai pelaku pelecehan seksual terhadap dua anak perempuannya dan anjing keluarganya.

Gill memasang ukiran yang menggambarkan Prospero dan Ariel setengah telanjang di depan markas BBC Broadcasting House di London pada tahun 1933.

Kini kehadiran karya seni milik seorang paedofilia di markas lembaga penyiaran nasional telah menjadi fokus kritikan.

Editor budaya penyiaran, Katie Razzall, mengatakan bahwa seorang pria telah menggunakan tangga untuk memanjat patung dan menyerang dasarnya dengan palu. Sementara pria lain berdiri di dekatnya dan berbicara tentang paedofilia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini