Kudu Coba Nih, Seruput Madu Segar Langsung dari Sarangnya di Hutan Kota Srengseng

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 15 Januari 2022 04:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 408 2531971 kudu-coba-nih-seruput-madu-segar-langsung-dari-sarangnya-di-hutan-kota-srengseng-1WVqUVvR3L.JPG Wisata seruput madu di hutan kota Srengseng (Foto: MPI/Kevi Laras)

OBJEK wisata hutan Kota Srengseng di Jakarta Barat rupanya menyimpan wisata alam yang masih jarang diketahui publik.

Tak hanya rimbunnya lokasi dengan pepohonan yang tinggi dan lebat, ternyata memiliki wisata madu segar yang ramah tanpa sengat. Madu Trigona yang sempat viral ini hadir dengan peran swadaya masyarakat sekitar.

Masyarakat tersebut tergabung dalam kelompok hutan tani yang memang berkegiatan menanam, pembibitan dan mengelola madu Trigona. Lebahnya tak menyengat alias ramah sama manusia.

"Kita ada madu Trigona yang tanpa sengat dari masyaraka swadaya yang kelompok hutan tani," ujar Rojak, pamdal sekaligus guide hutan kota Srengseng belum lama ini.

Baca juga: Menikmati Eduwisata Lebah di Hutan UI

Sarang Lebah di Hutan Kota Srengseng

Namun saat ini wisata madu belum terlalu dikenal mengingat waktu musim penghujan sehingga menghambat produksi madu. Diketahui waktu yang diperlukan untuk memproduksi madu sejak awal sekitar 6 bulan, jika dalam perawatan dalam waktu bisa 3 bulan.

Proses madu yang didapatkan dari kotak stup di mana tempat madu dihasilkan. Prosesnya lebah akan masuk dalam kotak paling bawah tempat telur lebah dan ratu.

Sehingga dalam stup terdapat lubang ditengah yang menghubungkan kotak bawah dan atas, lebah akan naik membentuk propolis atau sarang madu.

"Jadi ini stup di mana bagian bawah yaitu tempat telur ratu dan pekerja (lebah). Terdapat lubang yang memudahkan diri, lebah naik ke atas buat madu, di sini ada propolis yang didalamnya ada madu," jelasnya.

Lebah di hutan kota Srengseng terdapat tiga jenis lebah yaitu Trigona Itama, Trigona Scaptotrigona dan Trigona Thorasica. Bukan hanya pepohonan yang menjadi pusat perhatian masyarakat Jakarta, tapi juga adanya beberapa spot wisata yang menenangkan sampai menguji adrenalin.

Bagi Anda yang suka sejuknya hutan tentu tak lengkap jika tanpa danau yang membuat lebih segar mata dan pikiran.

Juga ada spot buat Anda yang suka seni peran (teater), lokasinya tak jauh dari danau, ada sebuah tempat duduk berundak dengan model lantai melingkar di tengahnya sebagai panggung teman-teman latihan atau melakukan pertunjukan teater.

Hutan kota Srengseng buka setiap hari pukul 07-00-17.00 WIB dengan tarif masuk Rp2.000 bagi pengunjung tanpa kendaraan.

Sedangkan bagi yang berkendara dikenakan biaya parkir Rp2.000. Namun berhubung keadaan Covid-19 jumlah pengunjung dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas 300 wisatawan pada situasi normal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini