5 Negara dengan Predikat Blue Zone, Intip Pola Hidup Mereka

Pratitis Nur Kanariyati, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 17:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 408 2532398 5-negara-dengan-predikat-blue-zone-intip-pola-hidup-mereka-k0CYJ0CfeQ.jpg Wanita Jepang (Freepik)

ISTILAH blue zone diperkenalkan oleh Dan Beuttner, seorang penjelajah yang sering menulis di National Geographic. Blue zone merupakan area yang memiliki penduduk dengan usia hampir menyentuh 100 tahun terbanyak.

Dalam bukunya, The Blue Zone: Lessons for Living Longer from the People Who've Lived the Longest, Beuttner juga menuliskan bahwa blue zone mengacu pada wilayah demografis dan geografis di dunia, yang penduduknya memiliki kemungkinan untuk hidup hingga 100 tahun lebih.

Baca juga: Dear Traveler, Ini Daftar Negara Paling Berbahaya di Dunia

Negara yang mendapatkan predikat sebagai kawasan 'blue zone' tentunya memiliki kebiasaan dan pola hidup yang teratur. Lantas negara mana sajakah itu dan pola hidup seperti apakah yang diterapkan hingga mampu menyabet predikat 'blue zone'?

Berikut daftar negara yang memiliki predikat blue zone.

1. Nicoya, Costa Rica

Sebuah artikel National Geographic pada 2004 mencetuskan Costa Rica sebagai salah satu negara blue zone.

Melansir Forbes, rata-rata penduduk Nicoya, Costa Rica hidup hingga usia 90 tahun ke atas. Sementara National Geographic mengungkapkan, tingkat kematian paruh baya di Nicoya merupakan yang terendah di dunia, dengan konsentrasi pria berusia seratus tahun tertinggi kedua.

Rahasia umur panjang mereka sebagian terletak pada komunitas iman yang kuat, jaringan sosial yang mendalam, dan kebiasaan aktivitas fisik intensitas rendah yang teratur. Selain itu, mereka juga mengonsumsi makanan bergizi mulai dari buah, sayuran, dan tidak banyak mengkonsumsi daging.

2. Okinawa, Jepang

Okinawa memiliki rasio centenarian (orang yang hidup lebih dari 100 tahun) sekitar 6,5 dari 10.000 orang. National Geographic mengungkapkan bahwa Okinawa adalah rumah bagi wanita dengan umur terpanjang di dunia.

Ilustrasi

Warga Okinawa, Jepang

Makanan pokok yang mereka konsumsi, seperti ubi jalar Okinawa, kedelai, mugwort, kunyit, dan goya (pare), membuat orang Okinawa berumur panjang dan sehat. Selain itu, laman npr.org juga menambahkan makanan jenis bawang putih, beras merah, teh hijau, dan jamur shitake juga dapat meningkatkan kesehatan seseorang.

3. Sardinia, Italia

Sardinia, sebuah pulau yang berada di Laut Mediterania, menjadi salah satu wilayah di dunia dengan persentase tertinggi untuk orang yang hidup hingga 100 tahun atau lebih.

Penduduk di sana memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan rendah protein. Hal itu tentu dikaitkan dengan tingkat diabetes, kanker, dan kematian yang lebih rendah untuk orang di bawah usia 65 tahun.

4. Loma Linda, California

Loma Linda merupakan sebuah kota di San Bernardino County, California, Amerika Serikat. Di kota tersebut terdapat sekitar 9.000 penganut advent. Umur panjang masyarakat Loma Linda dapat dikaitkan dengan adanya gaya hidup serba vegetarian dan kebiasaan olahraga secara teratur.

Selain itu, masyarakat di sana tidak merokok atau minum alkohol. Diketahui, penduduk Loma Linda juga sangat mematuhi aturan agama secara ketat, yang berdampak pada meningkatkan rata-rata usia harapan hidup. Jenis makanan yang sering dikonsumsi penduduk di Loma Linda adalah biji-bijian, buah-buahan, kacang-kacangan, dan sayuran.

Ilustrasi

5. Ikaria, Yunani

Pulau Ikaria terletak sekitar 30 mil dari pantai Turki. Penduduknya dikenal memiliki hidup panjang. Bahkan, orang yang tinggal di Ikaria hidup rata-rata 10 tahun lebih lama daripada di Eropa dan Amerika.

Masyarakat Ikaria memiliki hubungan harmonis kepada sesama. Kebiasaan tidur siang dan menjalankan diet Mediterania (mengonsumsi buah, biji-bijian, kacang-kacangan, minyak zaitun, kentang, dan sayur-sayuran) secara ketat, menjadi poin terpenting mengapa masyarakat Ikaria memiliki angka harapan hidup yang tinggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini