Share

Intip Karya Seni Seniman Taiwan di Museum Nasional Jakarta, Jangan Sampai Terlewat!

Antara, Jurnalis · Minggu 16 Januari 2022 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 15 408 2532556 intip-karya-seni-seniman-taiwan-di-museum-nasional-jakarta-jangan-sampai-terlewat-yR4jIixB35.jpg Ilustrasi (Unsplash/xandreaswork)

JAKARTA -  Terdapat 41 seniman dan kolektif seni dari sejumlah negara di Asia memamerkan karya seni mereka dalam pameran seni Ring Project bertajuk "Metaphors About Islands" yang diselenggarakan di Museum Nasional Indonesia.

Pameran ini merupakan proyek yang digagas oleh kurator Taiwan Sandy Lo bersama dengan Guskul studi kolektif Jakarta.

Selain dari Taiwan dan Indonesia, seniman yang ikut ambil bagian dalam pameran ini juga ada yang berasal dari Kamboja, Bangladesh, Vietnam, Malaysia, Thailand, Nepal dan India.

Para seniman Asia ini menampilkan instalasi seni mereka dalam pameran tersebut.

Baca Juga:

Pantai Karang Indah, Wisata Andalan Baru Selayar Cocok bagi Penikmat Selfie

Pria Panjat Gedung BBC, Rusak Patung Telanjang Pakai Palu

Wakil Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO) Chen Sheng Peng, mewakili Kepala TETO John Chen mengunjungi pameran tersebut pada pekan ini. Didampingi oleh kurator Taiwan Sandy Lo, ia melihat instalasi seni Taiwan yang ditampilkan, di antaranya adalah karya seni berjudul "Heart is an Island".

Selain itu, ada juga karya seni Rahic Talif "Volume Escape" dan karya Yuma Taru serta Komunitas Kahe "Linking". Selain itu ada juga karya PRFRMNC.RAR "Keyeup Bodas Kingdom", serta karya kolaborasi antara Hou I-Ting dan It's In Your Hands Collective "Future Alchemy". Ada juga karya kreatif Zhang Xu-Zhan dan pink.ink "Hoodwink", karya kolaborasi antara Lin Yi-Chi, Blanco Benz Altrelier dan Studio Malya "Island Echoes", dan karya Lightbox Library beserta Sokong! dan RAWS SYNDICATE (RAWS SNDCT) "Force Majeure!".

Pameran "Metaphor About Islands" ini dilakukan saat dunia dilanda oleh dampak pandemi Covid-19 yang telah memperparah kesenjangan antara orang kaya dan kaum miskin di dunia semakin melebar.

Selain itu persaingan internasional dan geopolitik telah meluas ke dunia maya dan industri luar angkasa. Bencana yang disebabkan oleh iklim telah menyebar ke seluruh dunia, sehingga dunia lebih terdesak untuk memperhatikan masalah lingkungan dan ekologi.

Isu-isu tersebutlah yang kemudian dijadikan landasan dari lahirnya karya-karya seni tersebut.

Pameran Jakarta Biennale 2021 Internasional kali ini adalah pameran yang terbesar diadakan di Indonesia. Pameran ini dimulai sejak 7 Januari dan akan berlangsung hingga 21 Januari 2022 di Ruang Sanken Museum Nasional Indonesia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini