Share

Koin Emas Era Raja Henry III Ditemukan di Lahan Pertanian, Nilainya Capai Rp7,8 Miliar

Andin Nurul Alifah, Jurnalis · Selasa 18 Januari 2022 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 17 406 2533458 koin-emas-era-raja-henry-iii-ditemukan-di-lahan-pertanian-nilainya-capai-rp7-8-miliar-DeB5E64iMG.JPG Koin emas era Raja Henry III (Foto: Spink & Son/BNPS)

ALAT pendetektor logam menemukan barang langka berharga berupa koin emas 'pertama' Inggris yang nilainya tidak main-main. Disebutkan bahwa koin tersebut senilai 400 ribu pound atau setara Rp7,8 miliar.

Koin Raja Henry III itu dicetak sekitar tahun 1257 oleh William dari Gloucester dengan emas yang diimpor langsung dari Afrika Utara.

Dikatakan oleh para kolektor untuk menunjukkan potret 'sejati' pertama seorang Raja Inggris di atas takhta sejak zaman William 'Sang Penakluk'. Hanya ada delapan koin yang diproduksi, dan hampir semuanya ada di museum.

Seorang petugas pendeteksi logam menemukan harta karun yang berdiameter hanya di bawah satu inci, di lahan pertanian di Hemyock, Devon, September 2021 lalu.

Sang penemu sama sekali tidak menyadari kelangkaannya yang luar biasa sampai dia memposting gambarnya di Facebook dan ditemukan oleh seorang spesialis di lelang Spink, London.

Koin Raja Henry III

(Foto: Spink & Son/BNPS)

Penemu beruntung yang enggan disebut identitasnya itu melakukan tamasya pendeteksian logam pertamanya dalam 10 tahun.

Koin tersebut memiliki perkiraan pra-penjualan sebesar Rp7,8 miliar tetapi contoh sebelumnya telah terjual lebih dari 500 pound atau setara Rp9,7 miliar.

"Koin itu ditemukan di bidang yang tidak menarik dan tidak akan pernah bisa ditemukan dengan mudah. Sekarang ia dilindungi untuk dinikmati oleh generasi mendatang dan sungguh memalukan bahwa saya adalah penemunya," kata dia, melansir Daily Mail.

"Harapan saya hari itu menjadi kenyataan dan kebetulan saya adalah orang yang beruntung. Saya merasa saya harus meminta maaf kepada semua detektor lain yang mencari dan bermimpi (menemukannya)," tuturnya.

Koin tersebut menampilkan potret Henry III yang berjanggut dan bermahkota saat dilemparkan ke Perkerasan Besar di Westminster Abbey. Ada salib panjang, mawar dan pelet di sebaliknya.

Gregory Edmond, seorang pakar lelang barang antik di Spink, mengatakan, "Sebagai eksperimen ekonomi, sen emas Henry telah lama dianggap sebagai kegagalan raja yang lemah dan bahkan bangkrut. Namun ini akan sepenuhnya mengabaikan konteks mata uang dalam sejarah Inggris," sebutnya.

"(Koin) Yang ini dalam kondisi hampir sempurna. Secara artistik menunjukkan pergeseran terobosan dari penggambaran seorang raja yang dikekang oleh ketentuan Magna Carta, ke personifikasinya sendiri sebagai pelindung asli Inggris Saint Edward the Confessor," terang Edmond.

Edmond mencatat temuan itu melengkapi koleksi British Museum di mana kini totalnya ada 8 koin.

"Ini juga merupakan penemuan baru pertama dari jenisnya yang tercatat dalam hampir 260 tahun," sambungnya.

Koin Emas Raja Henry III

(Foto: Spink & Son/BNPS)

Henry III adalah raja Inggris dari tahun 1216 sampai kematiannya pada tahun 1272. Pada tahun 1240-an dan 50-an ia menuntut agar semua pembayaran dilakukan dalam emas untuk membangun harta bagi proyek-proyek besar di luar negeri. Ini adalah pertama kalinya ekonomi tidak bergantung pada koin perak sejak zaman 'kegelapan'.

Setelah kematian Henry, koin-koinnya dilebur dan diganti dengan uang receh yang ditimbang dengan benar pada tahun 1257. Sungguh ironis ya!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini