Share

Tak Hanya Dipecat, 2 Pramugari Terancam 6 Bulan Bui Karena Langgar Peraturan Karantina

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Rabu 19 Januari 2022 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 406 2533842 tak-hanya-dipecat-2-pramugari-terancam-6-bulan-bui-karena-langgar-peraturan-karantina-SHNd7AUZlv.jpg Ilustrasi pramugari (dok iStock)

HONG KONG - Dua mantan pramugari Cathay Pacific didakwa melanggar peraturan karantina Covid-19 di Hong Kong.

Selain dipecat, keduanya menghadapi ancaman hukuman enam bulan penjara ditambah denda yang besar.

Melansir Paddleyourownkanoo (17/1/22), kedua pramugari tersebut dipecat oleh Cathay Pacific tak lama setelah diketahui mereka bersosialisasi di masyarakat saat terinfeksi varian Omicron.

Ketua Cathay Pacific Patrick Healy mengatakan, maskapai membantu pihak berwenang dengan penyelidikan kriminal serta penyelidikan terpisah ke dalam kebijakan pandemi maskapai. Healy menegaskan, maskapai mengikuti aturan karantina Hong Kong.

infografis

Baca Juga:

Wajib Daftar Online, Pengunjung Alun-Alun Surabaya Dibatasi 100 Orang per Setengah Jam

Badai Salju Terjang Amerika, 3 Maskapai Besar Ini Pusing Kena Imbasnya

Kasus ini bermula ketika pramugari tiba di Hong Kong dari Amerika Serikat dengan penerbangan terpisah saat momen Natal dan Tahun Baru 2022 lalu. Mereka seharusnya berada dalam isolasi mandiri, namun salah satu dari mereka pergi ke restoran dan akhirnya menginfeksi ayahnya dan pengunjung lain yang duduk di meja yang berbeda.

Sementara itu, pramugari kedua meninggalkan apartemen mereka untuk mendapatkan tes COVID-19, seperti yang dipersyaratkan oleh hukum tetapi kemudian pergi ke dua bar yang berbeda. Mantan pramugari itu seharusnya kembali ke rumah dan menjauh dari orang lain sampai hasil tes COVID-19 keluar.

Hong Kong saat ini menghadapi wabah lokal pertama dalam beberapa bulan, sehingga pihak berwenang menahan laju penyebaran virus. Beberapa aturan jarak sosial telah diperketat, sementara ratusan 'kontak dekat' dari kasus positif, termasuk pejabat tinggi, telah dikirim ke kamp karantina.

Wilayah ini memiliki beberapa aturan perbatasan terketat di dunia dan pramugari lokal biasanya diharuskan untuk dikarantina selama 14 hari di hotel ketika mereka kembali dari tujuan internasional.

Tetapi aturan untuk awak pesawat untuk penerbangan kargo lebih lunak. Pramugari hanya melakukan isolasi diri di rumah selama beberapa hari.

Bahkan dengan konsesi ini, pilot dan pramugari Cathay Pacific menghabiskan lebih dari 73.000 malam di karantina pada tahun 2021. Awak menghabiskan total 62.000 malam di hotel karantina, dan 1.000 awak menghabiskan lebih dari 11.000 malam di kamp karantina Penny's Bay yang terkenal kejam.

Dalam sebuah pernyataan, pemerintah Hong Kong mengatakan polisi menangkap dua mantan pramugari pada hari Senin dan menuduh mereka melanggar peraturan pencegahan dan pengendalian penyakit.

"Mereka telah dibebaskan dengan jaminan," kata pemerintah. "Kasus-kasus itu akan disebutkan di Pengadilan Magistrat Tuen Mun dan Pengadilan Magistrat Timur pada 9 Februari."

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini