Share

7 Aturan Teraneh yang Harus Dipatuhi Pramugari, Dilarang Gendut hingga Tak Boleh Menikah

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Rabu 19 Januari 2022 08:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 406 2534197 7-aturan-teraneh-yang-harus-dipatuhi-pramugari-dilarang-gendut-hingga-tak-boleh-menikah-KDz8r2mt1i.jpg Ilustrasi pramugari (Freepik)

ADA beberapa aturan teraneh yang harus dipatuhi pramugari sepanjang karirnya. Tentunya sudah bukan rahasia lagi jika awak kabin alias pramugari dan pramugara harus selalu tampil rapi dan prima setiap saat.

Tak hanya sekedar dandan, menyanggul rambut, atau menata rambut dengan pomade, masih ada peraturan lainnya yang harus ditaati selama bekerja di dunia penerbangan. Apa sajakah itu?

Melansir dari Cheat Sheet, berikut ulasannya :

1. Tidak boleh terlalu tinggi atau terlalu pendek

Maskapai penerbangan tidak bermaksud mendiskriminasi orang karena tinggi badan mereka. Sebagai pramugari, tinggi badan memang memiliki peran yang sangat penting dalam fungsi pekerjaan.

Baca juga: Terungkap! Deretan Kebohongan yang Sering Dikatakan Pramugari ke Penumpang Pesawat

Pramugari tidak boleh terlalu pendek lantaran mereka harus membantu penumpang menyimpan tas mereka di kompartemen atas.

Ilustrasi

Dalam kondisi darurat, pramugari juga harus mengambil peralatan medis yang tersimpan di kabin atau menutup tombol-tombol penyimpanan yang berada di atas kabin.

Mereka juga tidak boleh terlalu tinggi karena mereka tidak akan dapat melakukan tugas-tugas penting tersebut di dalam pesawat.

2. Pramugari tidak boleh gemuk

Seperti tinggi badan, maskapai penerbangan juga tidak ingin diskriminasi terhadap individu yang kelebihan berat badan. Satu ketentuan di Southwest, pramugari harus memiliki berat badan 'sebanding dengan tinggi badan' untuk memastikan orang tersebut bisa membantu pengoperasian pesawat yang aman.

Baca juga: 4 Potret Cantik Pramugari Chaya Bikin Mata Susah Kedip

Dengan kata lain, seorang pramugari harus dapat bergerak cepat di sekitar pesawat jika diperlukan dan tidak menghalangi lorong jika terjadi keadaan darurat.

3. Tidak diperbolehkan merokok

Alaska Airlines mengatakan, calon pramugari harus bebas nikotin setidaknya selama enam bulan sebelum mengirimkan lamaran pekerjaan mereka. Merokok memang telah dilarang di pesawat selama bertahun-tahun, tetapi beberapa maskapai lainnya hanya melarang pramugari merokok saat mengenakan seragam.

Adapun Qatar Airlines melarang pramugari merokok, baik di dalam maupun di luar area pekerjaan, baik ketika bertugas maupun tidak. Bahkan, kedapatan memiliki rokok di rumah saja akan menjadi bahaya.

4. Tidak boleh memiliki tato yang terlihat

Sebagian besar maskapai penerbangan tidak akan mengizinkan pramugari memiliki tato di bagian-bagian yang terlihat, seperti pada wajah, leher, atau lengan dan kaki bagian bawah. Bahkan ditutupi oleh perban atau riasan sekalipun. Ini dilakukan demi menunjukkan citra yang baik kepada para penumpang.

5. Tidak boleh berjerawat

Jika Anda adalah acne fighter alias pejuang jerawat, maka sebaiknya Anda tidak mencoba menjadi pramugari,sekalipun jerawat atau luka pada wajah Anda dapat ditutupi dengan make-up.

Pasalnya, maskapai menginginkan pramugari yang memiliki wajah mulus pada umumnya. Aturan JetBlue menyatakan, "Fitur fisik: Kepribadian yang menyenangkan, kulit yang bersih (bekas luka, jerawat dan noda tidak diterima) dan penglihatan yang baik."

6. Harus menata rambut

American Airlines memiliki aturan terbaru. Dikatakan, gaya rambut tidak boleh lebih dari tiga inci penuh dan tidak boleh melambai atau melengkung ke luar hingga volume ekstrem. Para pramugari juga tidak boleh memiliki rambut model mohawk atau gimbal yang diwarnai secara tidak wajar.

 Ilustrasi

7. Tidak boleh menikah

Aturan ini masih terus berlaku sampai sekarang. Pramugari JetBlue diharuskan berstatus lajang alias belum menikah jika ingin melamar kerja sebagai anggota kru yang belum berpengalaman. Alasannya, maskapai tidak ingin karyawan mereka bekerja untuk waktu singkat.

Sementara, kru yang sudah berpengalaman mungkin sudah menikah. Qatar Airways pun sempat memiliki kebijakan di mana anggota kru yang menikah atau hamil dalam lima tahun pertama masa kerja akan dipecat. Namun tak lama, mereka langsung menghapusnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini