Share

Viral Tarif Parkir Bus Wisata di Yogya Rp350.000, Begini Reaksi Sandiaga

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 406 2535176 viral-tarif-parkir-bus-wisata-di-yogya-rp350-000-begini-reaksi-sandiaga-1m18DNK1r9.jpeg Menparekraf Sandiaga Uno (Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menanggapi soal informasi viral terkait biaya parkir bus rombongan wisatawan di dekat kawasan wisata Malioboro, Kota Yogyakarta yang dipatok Rp350.000 untuk durasi 2 jam 30 menit. Menurut Sandi, harus dibangun sistem parkir yang jelas agar tak mencekik turis.

"Itu namanya ngetop jadi kalau mau rezeki enggak dipatok jangan kita ketok rezeki itu lebih baik memanjang bukan yang tinggi terus hilang tapi perlahan meningkat secara memanjang," ujar Sandi di sela Rapat Koordinasi dan Kick Off Pendampingan SDM Desa Wisata di Jakarta, Kamis (20/1/2022)

Baca juga:  Viral Parkir Bus di Malioboro Rp350 Ribu, Netizen: Bisa Cepat Umrah Abangnya!

Menurut Sandi harus ada teguran dan binaan bagi pelaku, karena mematok biaya parkir terlalu mahal bisa membuat wisatawan enggan kembali ke Malioboro.

"Mengarah kepada yang berkelanjutan yang sistem berkepanjangan yang pendekatannya bukan hanya represif diberikan hukuman tapi lebih ke dialogis. Bagaimana mereka diciptakan suatu sistem sehingga mereka kapok," jelas Sandiaga Uno

Sehubungan dengan wisata, Sandiaga Uno menjelaskan perlu adanya sebuah aplikasi bagi setiap destinasi wisata. Tujuannya memudahkan bagi wisnus/mancanegara yang datang bisa memberikan penilaian berupa, komentar dan rating.

 Baca juga: MotoGP Mandalika 2022 Terancam Batal, Sandiaga: Indonesia Tak Terima Diancam

Bila Ada penyimpangan bisa langsung ditangani oleh komunitas yang bertanggungjawab destinasi tersebut. Misalnya, Pemerintah Daerah, Komunitas dan lainnya.

"Kita buatkan aplikasinya jadi setiap destinasi ada kolom komen review yang menentukan kesuksesan sudah menjadi tanggung jawab pemerintah pengelola dan stakeholder lainnya. Memastikan event itu positif 5 bintang, upaya kolaboratif sehingga jika ada yang menyimpang tinggal diberikan pandangan oleh komunitas itu sendiri," katanya

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini