Share

Tingkatkan SDM Desa Wisata, Kemenparekraf Gandeng 16 Komunitas dan 20 Perguruan Tinggi

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 23:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 406 2535204 tingkatkan-sdm-desa-wisata-kemenparekraf-gandeng-16-komunitas-dan-20-perguruan-tinggi-X0SPumsfsq.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (MPI/Kevi)

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif punya program pendampingan desa wisata 2022 untuk menjadikannya sebagai destinasi unggulan, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa peningkatan SDM penting dalam mengembangkan desa wisata.

Baca juga: 5 Rekomendasi Desa Wisata untuk Liburan Asyik Ala Sandiaga Uno, Patut Dikunjungi!

Maka, sekarang Kemenparekraf bermitra dengan 16 komunitas dan 20 perguruan tinggi untuk mengoptimalkan pendampingan desa wisata 2022, khususnya peningkatan SDM.

"Hari ini kick off tentang pendampingan desa wisata bukan sendiri, tapi mengandeng 16 komunitas dan 20 perguruan tinggi. Kita harapkan ke depan jadi program tepat saran dan tepat waktu," ujar Sandiaga dalam Rapat Koordinasi & Kick Off Pendampingan SDM Desa Wisata 2022 di Jakarta, Kamis (20/1/2022)

 ilustrasi

Sandiaga sudah berkunjung ke 72 desa wisata di Indonesia selama 2021. Dari kunjungannya tersebut disimpulkan kebutuhan utama dalam pengembangan desa wisata adalah meningkatkan kualitas dan kemampuan manusianya.

"H asil kunjungan 72 kunjungan ke desa wisata selama 2021, saya lihat kebetulan masyarakat yaitu menurut saya yang perlu ditingkatkan yaitu SDM," jelasnya

 Baca juga: Wonderful Indonesia! Sandiaga Uno Promosikan 5 Destinasi Wisata Super Prioritas di ATF 2022

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wisnu Bawa Tarunajaya menerangkan bahwa program pendampingan desa wisata lebih fokus pada pelatihan, monitoring hingga evaluasi dan pelaporan. Kegiatan tersebut dijadwalkan selama 15 hari dari 1-28 Febuari 2022.

"Program pendampingan ini lebih fokus untuk melakukan coaching dan supervisi monitoring dan evaluasi dan pelaporan. Jadi para pendaki yang mewakili komunitas akan datang langsung ke Desa Wisata diagendakan dari tanggal dari tanggal 1 sampai tanggal 28 februari," katanya melengkapi

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini