Share

Ngeri! Terbang Bersamaan, 2 Pesawat Ini Nyaris Tabrakan di Ketinggian 3.000 Kaki

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Jum'at 21 Januari 2022 06:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 406 2535368 ngeri-terbang-bersamaan-2-pesawat-ini-nyaris-tabrakan-di-ketinggian-3-000-kaki-ozZ71wlZ5s.JPG Pesawat IndiGo (Representational/NDTV)

DUA pesawat IndiGo Airlines yang lepas landas secara bersamaan di Bandara Internasional Kempegowda Bengaluru, India, hampir bertabrakan di ketinggian 3.000 kaki, karena jarak keduanya sangat dekat.

Beruntung, kecelakaan pesawat itu berhasil dihindari setelah pengendali radar pendekatan yang memantau dengan cermat wilayah udara di Bandara Kempegowda, menyadari kedua pesawat hampir tabrakan.

Baca juga:  Pesawat Delay, Sikap Manis Pramugari Tulis Surat "Cinta" ke Penumpang Tuai Pujian

Melansir dari NDTV, Kamis (20/1/2022), peristiwa itu terjadi saat penerbangan pada 7 Januari lalu. Kedua pesawat berangkat hampir bersamaan dengan tujuan berbeda.

Pesawat IndiGo dengan nomor penerbangan 6E-455 berangkat dari Bengaluru ke Kolkata. Sementara pesawat dengan nomor penerbangan 6E 246 berangkat dari Bengaluru ke Bhubaneshwar.

 

"Pengendali radar pendekatan Lokendra Singh, memberikan arah yang berbeda ke pesawat yang membuat tabrakan di udara terhindarkan," ujar Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil setempat.

 Baca juga: Nyaris Tabrakan, 2 Pesawat Berada di Landasan Pacu Sama-Sama Mau Take Off

Kedua pesawat diyakini berada di ketinggian 3.000 kaki saat insiden itu terjadi. Bandara Bengaluru sendiri memiliki dua landasan pacu, yaitu utara dan selatan.

Sebelumnya, kedua landasan pacu digunakan. Landasan pacu utara dimaksudkan untuk keberangkatan, sedangkan landasan pacu selatan untuk kedatangan. Ini adalah praktik standar di bandara untuk memastikan pemisahan pesawat yang berangkat dan mendarat.

Pergeseran penanggung jawab memutuskan untuk menggunakan satu landasan pacu, di mana landasan pacu utara digunakan untuk kedatangan dan keberangkatan.

"Landasan pacu selatan ditutup, tetapi tidak dikomunikasikan ke pengontrol menara selatan. Sementara itu, pengendali lalu lintas udara yang menangani operasi landasan pacu selatan memberikan keberangkatan kepada penerbangan 6E 455. Pada saat yang sama, pengendali menara utara memberikan keberangkatan kepada penerbangan 6E 246 tanpa koordinasi," ujar Ditjen Perhubungan Udara.

 ilustrasi

Manuver kemudian dilakukan saat kedua pesawat berada dalam arah konvergen, yaitu bergerak menuju satu sama lain.

Penerbangan Bengaluru-Kolkata membawa 176 penumpang dan enam awak, sedangkan penerbangan Bengaluru-Bhubaneswar membawa 238 penumpang dan enam awak. Total ada 426 penumpang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini