Share

Kesaksian Gadis Kecil Selamat dari Kecelakaan Pesawat Berkat Pelukan Ayah

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Sabtu 22 Januari 2022 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 406 2535527 kesaksikan-gadis-kecil-selamat-dari-kecelakaan-pesawat-berkat-pelukan-ayah-rwhAU9zO0U.jpg Ilustrasi pesawat (dok iStock)

DUA keluarga di Michigan mengalami kecelakaan pesawat pada November. Empat penumpang ditemukan meninggal dan hanya satu orang yang selamat. Anak itu lolos dari maut karena diselamatkan ayahnya.

Seorang gadis 11 tahun memberikan kesaksiannya ketika sang ayah menyelamatkan hidupnya dengan memeluknya erat.

Melansir The Sun (20/1/22), Laney Perdue dari Gaylord, Michigan, menjadi satu-satunya yang selamat dari kecelakaan pesawat tragis di Pulau Beaver. Kecelakaan mengerikan itu terjadi saat Laney bersama ayahnya Mike, 43, dan tiga orang dewasa lainnya naik penerbangan 20 menit ke pulau itu.

Pesawat itu menabrak tanah dan menewaskan Mike, Adam Kendall dan pilot William Julian, 55.

infografis

Baca Juga:

3 Singa dan Seekor Puma Positif Covid-19, Diduga Tertular Petugas Kebun Binatang

Viral Rusa 'Terbang' Bikin Warganet Bengong, Lompatan Michael Jordan Lewat!

"Saya merasakan perasaan seperti pesawat baru saja jatuh dan ayah saya mengangkat kakinya seperti sedang bersiap untuk sesuatu," kata People Laney mengingat saat-saat sebelum kecelakaan itu.

"Hal terakhir yang kuingat adalah ayahku memelukku paling erat. Aku hidup karena dia," akunya.

Ajaibnya, gadis kecil itu selamat dengan 11 patah tulang dan luka di bibir dan mulutnya. Pelukan ayahnya berhasil melindunginya dari benturan.

Laney dipindahkan ke rumah sakit di Grand Rapids, Michigan, di mana dia mengetahui ayahnya telah meninggal dalam kecelakaan itu.

"Saya agak tahu dia telah meninggal, tapi saya tidak yakin," katanya. "Aku baru saja menangis."

Setelah menjalani operasi pada rahang dan kakinya, Laney bisa berjalan ke pemakaman ayahnya pada bulan Desember.

Ibu Laney, Christie dan tiga saudara kandung, Addie, Henrik, dan Bo bertekad untuk menghormati Mike setiap hari dan mulai menuliskan kenangan tentangnya di sebuah buku yang disimpan di meja dapur. Mereka juga berencana untuk kembali ke Pulau Beaver.

Christie mengatakan, "Bertahun-tahun yang lalu, dia berkata, 'Berjanjilah padaku jika sesuatu terjadi padaku, kamu terus datang ke pulau itu bersama anak-anak.'"

"Ini adalah tragedi terbesar dan kegembiraan terbesar. Kami kehilangan Mike, tapi kami mempertahankan Laney," lanjutnya.

Laney menggambarkan ayahnya sebagai "ayah terbaik" yang "merayakan momen-momen kecil dalam hidup."

Dia mengatakan, "Setiap hari dia akan bangun dan berkata, 'Kalian cantik. Kalian istimewa. Dia luar biasa.'"

"Aku sangat sedih, tapi aku tahu Ayah ingin kita baik-baik saja. Dia ingin kita hidup,". (nia)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini