Share

3 Fakta Unik Ngaben, Upacara Kematian Adat Bali yang Penuh Filosofis

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 24 Januari 2022 03:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 23 406 2536359 3-fakta-unik-ngaben-upacara-kematian-adat-bali-yang-penuh-filosofis-VWQnlVLoHm.jpg Upacara Ngaben (dok ANTARA/NYOMAN HENDRA WIBOWO)

BALI - Upacara Ngaben merupakan proses pembakaran mayat atau kremasi untuk penganut Hindu Bali.

Ritual pembakaran mayat menjadi simbol untuk menyucikan roh orang-orang yang sudah meninggal dunia.

Melansir laman resmi Pemkab Buleleng, berikut tiga fakta unik Ngaben:

1. Jasad diarak keliling desa

Sebelum prosesi pembakaran dilaksanakan, jasad akan diletakkan dalam bade (sarana yang sengaja dibuat berbentuk seperti bale-bale). Lalu, bade tersebut akan diarak berkeliling desa, dari rumah sampai menuju kuburan. Seluruh keluarga dan warga setempat akan ikut beramai-ramai mengiringi proses ini.

infografis

2. Semua kendaraan menepi

Biasanya ketika ngaben dilaksanakan, jalanan di sekitar akan ditutup sementara, sampai iring-iringan selesai dilaksanakan. Warga setempat yang mengendarai motor akan menepi sebentar membiarkan iring-iringan ini lewat. Ini adalah bentuk toleransi yang sudah melekat karena spontan dilakukan.

3. Biayanya berjuta-juta

Upacara ngaben memerlukan biaya yang tidak sedikit. Rata-rata menghabiskan Rp15 – 20 juta atau lebih terutama bagi mereka yang merupakan pemuka agama. Besarnya biaya yang diperlukan membuat beberapa keluarga memilih untuk melaksanakan ngaben masal, yaitu ngaben yang dilaksanakan secara bersama-sama dalam periode waktu tertentu, misalnya lima tahun sekali di suatu desa.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini