Share

Tolak Pakai Masker di Pesawat, Pelatih Sepak Bola Terancam 20 Tahun Penjara

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Senin 24 Januari 2022 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 23 406 2536428 tolak-pakai-masker-di-pesawat-pelatih-sepak-bola-terancam-20-tahun-penjara-3ddRafenOs.jpg Ilustrasi pesawat (dok Freepik)

NEW YORK - Seorang pelatih sepak bola Irlandia, Shane McInerney (29) terancam 20 tahun penjara atas dugaan perilaku nakal di pesawat. Ia menolak memakai masker dan mengejek awak kabin karena masalah makanan.

Melansir News Week, McInerney dilaporkan membuat kehebohan saat terbang dengan maskapai Delta Airlines dari Dublin ke Bandara Internasional John F Kennedy (JFK) di New York.

McInerney, bahkan dituduh berulang kali menolak mengenakan masker. Ia juga melemparkan kaleng yang mengenai penumpang lain dalam perjalanan delapan jam yang berangkat pada 7 Januari 2022.

Hal ini berawal ketika ia berjalan dari tempat duduknya untuk mengeluh tentang makanan yang disajikan. Ia lalu menarik celananya ke bawah, memperlihatkan pantatnya ke pramugari dan penumpang di dekatnya.

infografis

Baca Juga:

 Setahun Dipersiapkan, Sandiaga Uno: Travel Bubble Batam Bintan - Singapura Buka 24 Januari

Ngeri! Pesawat Boeing 787 Dreamliner Tersambar Petir, Terpaksa Putar Balik ke Bandara

Pilot mencoba berbicara dengan McInerney. Ia meminta kepada pilot agar tak menyentuhnya.

Alih-alih tenang, McInerney justru menolak untuk tetap di kursinya saat pesawat akan mendarat di Bandara JFK. Ia memilih untuk berdiri di lorong.

Setelah pesawat mendarat, ia langsung ditahan polisi.

Dokumen hukum yang diajukan di New York mengatakan selama delapan jam penerbangan, terdakwa berulang kali menolak memakai masker. Padahal ia telah diminta berulang kali oleh awak pesawat.

Dia telah didakwa mengganggu awak pesawat, dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun.

Dalam profil Instagram-nya McInerney menggambarkan dirinya sebagai seorang olahragawan, mantan pemain sepak bola profesional, pelatih dan pelatih pribadi yang berkualitas.

Laporan menunjukkan dia terbang ke AS untuk mengambil pekerjaan mengajar sepak bola di sebuah akademi di Daytona, Florida. Dia berbagi foto dirinya di Pantai Daytona, awal pekan ini.

"Senang bisa kembali ke keadaan cerah. Diberkati untuk menyebut tempat ini sebagai rumah untuk beberapa bulan ke depan," tulis McInerney di akun Instagramnya.

McInerney muncul di pengadilan minggu lalu dan telah dibebaskan dengan jaminan. Pengacaranya menolak berkomentar.

Dalam sebuah pernyataan, Delta Airlines mengatakan tak akan mentoleransi perilaku McInernery.

"Tidak memiliki toleransi untuk perilaku nakal di bandara kami dan di atas pesawat. Tidak ada yang lebih penting daripada keselamatan orang-orang dan pelanggan kami," tegas Delta Airlines.

Sepanjang tahun lalu, maskapai penerbangan AS melaporkan lebih dari 5.000 insiden perilaku penumpang yang tidak dapat diatur di pesawat. Sekitar 3.600 orang menolak memakai masker selama pandemi Covid-19.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini