Share

Terekam Kamera, Penampakan Lava Misterius Merah Membara

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Minggu 23 Januari 2022 20:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 23 406 2536434 terekam-kamera-penampakan-lava-misterius-merah-membara-MxYOEeIuan.jpg Lava misterius (dok Facebook/Tam Paton)

SKOTLANDIA- Sebuah rekaman menunjukkan kemunculan lava misterius di tanah bekas taman karavan di Ayrshire, Skotlandia.

Dalam klip itu tampak batuan cair yang terlihat melalui sepetak rumput yang hangus, meskipun suhu di bawah nol pada pekan ini.

Gumpalan asap juga terlihat mengepul dari retakan di tanah yang hangus tersebut, tetapi masih belum ditutup.

Penduduk setempat terkejut dan khawatir akan ada nyawa yang hilang di lubang berbahaya itu.

infografis

Baca Juga:

Ngeri! Pesawat Boeing 787 Dreamliner Tersambar Petir, Terpaksa Putar Balik ke Bandara

Pesawat Delay? Traveler Harus Hindari Lakukan Tindakan Ini

“Saya tidak menyadari seburuk itu. Itu sangat berbahaya, bisa saja seseorang terbunuh jika tanahnya runtuh,” ujar seseorang.

“Sangat menggelikan bahwa ini dibiarkan terus menyala tanpa pemantauan yang tepat,” tambah yang lain.

Peristiwa itu diduga disebabkan oleh kebakaran di bekas tambang batu bara yang sudah bertahun-tahun menyala.

Tom Paton (39) mengatakan, ini telah terbakar sejak tiga setengah tahun lalu. Insiden ini menjadi lebih buruk di bulan saat musim panas.

Tidak peduli seberapa dinginnya itu. Ketika sedang belsaju, salju itu langsung mencair.

“Baunya kuat. Anda dapat mencium bau tanah yang terbakar begitu mendekati tanah tersebut. Sebagian kecil semuanya telah berubah menjadi debu dan jatuh. Itu di area yang luas, seukuran lapangan sepak bola dan semakin besar,” tambahnya dilansir dari The Sun.

“Dewan Ayrshire Timur pertama kali mengetahui masalah ini pada musim panas lalu,” ujar juru bicara otoritas lokal.

Dewan menyadari bahwa langkah-langkah keamanan yang tepat telah dilakukan, termasuk pagar di sekitar area yang terkena dampak. Sayangnya, sejak itu telah dihapus oleh pihak yang tidak dikenal, yang jelas tidak membantu.

“Dewan akan terus terlibat dengan pihak terkait untuk memastikan mereka memenuhi kewajiban masing-masing, dan sementara itu akan menyarankan anggota masyarakat untuk menghindari daerah yang terkena dampak,” ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini