Share

Tari Sanghyang, Budaya Warisan Leluhur Bali yang Kembali Dihidupkan karena Diakui UNESCO

Antara, Jurnalis · Selasa 25 Januari 2022 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 406 2536670 tari-sanghyang-budaya-warisan-leluhur-bali-yang-kembali-dihidupkan-karena-diakui-unesco-jFrMEJg3kM.JPG Tari Sanghyang warisan leluhur Bali yang diakui dunia (Foto: Antara/Fikri Yusuf)

WARGA kawasan Banjar Adat Sesana Kerta Warsa Jangu di Desa Adat Duda, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, berupaya melestarikan Tari Sanghyang dengan menyelenggarakan pagelaran-pagelaran seni tradisi.

"Kami berupaya untuk terus melestarikan seni dan tradisi budaya seperti Tari Sanghyang, yang merupakan warisan adi luhur dari para leluhur kami," ucap Kepala Desa Adat Desa, Duda Komang Sujana.

"Kami ingin warisan leluhur ini dapat tetap dilestarikan oleh generasi muda. Regenerasi sangat penting," tambahnya.

Komang menambahkan, Banjar Adat Sesana Kerta Warsa Jangu memiliki 18 jenis Tari Sanghyang, paling banyak dibandingkan dengan daerah lain di Pulau Bali.

Baca juga: Mengenal Sejarah Tari Kecak Bali yang Mendunia dan Filosofi di Baliknya

Infografis Wisata Tabanan, Bali

Tari Sanghyang yang ada di Banjar Adat Sesana Kerta Warsa Jangu meliputi Tari Sanghyang Bojog, Memedi, Tutup, Celeng, Saab, Dongkang, Jaran Gading, Kerek, Dedari, Lelipi, Sri Putut, Kuluk, Teter, Capah, Sampat, Lesung, Sembe, dan Sele Perau.

Menurut dia, Tari Sanghyang biasanya dipentaskan sebagai penolak bala saat Usaba Dalem pada rangkaian perayaan Nyepi.

"Ini kami percaya dapat menyeimbangkan alam beserta seluruh isinya, terutama di wilayah ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Karangasem Wayan Astika mengatakan bahwa Tari Sanghyang termasuk jenis tarian klasik Bali, yaitu Tari Wali, yang telah diakui sebagai warisan budaya tak benda dunia oleh UNESCO.

"Setelah Tari Sanghyang mendapatkan pengakuan dunia, kami nilai masyarakat merasa termotivasi dalam melestarikan seni tradisi ini," katanya.

Pemerintah kata dia, sangat mendukung upaya pelestarian Tari Sanghyang seperti yang dilakukan oleh masyarakat Banjar Adat Sesana Kerta Warsa Jangu.

"Ini langkah yang luar biasa dan sangat baik dalam upaya memberikan edukasi, meningkatkan kapasitas warga, serta mengenalkan masyarakat umum untuk lebih mengetahui seperti apa Tari Sanghyang itu," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini