Share

Capek Disensor Melulu, Nama Desa Ini Akhirnya Diganti

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Selasa 25 Januari 2022 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 406 2537172 capek-disensor-melulu-nama-desa-ini-akhirnya-diganti-ldWnQEfnXW.jpg Desa Fucke di Swedia (iStock)

SEBUAH desa kecil di Swedia memiliki nama yang aneh dan unik. Namun penduduk Desa Fucke yang terletak di pinggiran danau Fuckesjön ini justru ingin mengganti nama desanya.

Hal ini dikarenakan nama desa tersebut yang kontroversial dan berulang kali di sensor di media sosial. Pemilihan nama Fucke sesungguhnya berasal dari tahun 1547.

Baca juga: 5 Negara Terbersih di Dunia, Nomor 1 Favorit Wisatawan

Melansir dari Times of India, Selasa (24/1/2022), Institut Bahasa dan Cerita Rakyat di Swedia menggambarkan desa kecil itu di masa lalu sebagai desa di tepi danau yang terletak sangat tinggi di lereng bukit dengan ladang yang sangat curam.

Terlepas dari latar belakang sejarahnya, penduduk setempat benar-benar muak dengan semua sensor ketika menulis atau menyebutkan tentang desa mereka di situs media sosial seperti Facebook atau ketika mencoba menjual barang secara online.

Sampai sekarang, desa yang indah ini hanya memiliki sekitar 11 properti dan semua pemilik rumah bosan disensor. Tidak jarang mereka menghadapi beberapa masalah karena nama desa yang terdengar agak 'tidak senonoh' tersebut.

Baca juga: 3 Hotel Es di Dunia Tawarkan Sensasi Menginap dalam Beku, Terbuat dari Salju hingga Artistik Unik

Oleh karena itu, penduduk memutuskan untuk mengirim aplikasi ke Survei Tanah Nasional Swedia untuk mengubah nama desa menjadi Dalsro, yang berarti 'lembah yang tenang'.

Menurut pihak berwenang Swedia, prosesnya akan memakan waktu dan penduduk tidak mungkin mendapatkan jawaban sebelum musim panas dimulai.

"Kebiasaan nama tempat menurut undang-undang ini berarti bahwa, antara lain, nama tempat harus ditulis menurut norma yang diterima untuk bahasa Swedia tertulis, serta fakta bahwa nama tempat yang saat ini digunakan tidak dapat diubah kecuali ada alasan yang luar biasa,” kata Survei Tanah Nasional Swedia.

Ilustrasi

Jika nama baru dibuat, akan berefek pada nama yang sudah ada sebelumnya harus dipertimbangkan. Jadi, jika suatu tempat sudah memiliki nama yang sudah mapan dan populer, perlu ada alasan yang sangat kuat untuk mengubahnya.

Penggantian nama desa unik ini bukan insiden pertama. Sebelumnya pada tahun 2007, sekitar 15 penduduk desa Fjuckby di Swedia mencoba mengganti nama desa mereka tetapi gagal. Kemudian, di Austria, penduduk kota bernama F***ing cukup beruntung untuk mengubah namanya menjadi Fugging pada Januari 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini