Share

Jarang Disadari, Cek 5 Etika Merebahkan Kursi di Pesawat

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Selasa 25 Januari 2022 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 549 2536766 jarang-disadari-cek-5-etika-merebahkan-kursi-di-pesawat-rilAwNBycN.jpg Ilustrasi pesawat (dok Shutterstock)

JAKARTA - Kenyamanan menjadi prioritas penumpang ketika memutuskan naik pesawat. Tetapi, masih ada saja sesama penumpang yang tak memerhatikan etika naik pesawat yang pada akhirnya mengganggu penumpang lainnya. Misalnya saja persoalan merebahkan kursi di pesawat.

Melansir News.com.au, seringkali merebahkan kursi di pesawat membuat penumpang yang duduk di belakang justru merasa tak nyaman karena ruang geraknya menjadi sempit.

Bahkan, ada juga penumpang yang tak terima karena kursi di pesawat tiba-tiba saja diturunkan saat penerbangan.

Untuk mencegah terjadinya hal tak diinginkan, berikut etika merebahkan kursi di pesawat:

1. Tengok ke Belakang

Kamu memiliki hak untuk merebahkan kursi pesawat, tapi sebaiknya sebelum melakukan hal tersebut cobalah memeriksa apakah penumpang yang ada di belakang akan terganggu atau tidak. Jika ingin merebahkan kursi, pastikan tak terlalu banyak memakan tempat. Kedua, jangan sampai meja lipat dibalik kursi kamu menghimpit penumpang yang duduk di belakang.

infografis

Baca Juga:

 20 Hal Dibenci Pilot dari Pekerjaannya, Jadwal Tidur yang Aneh hingga Tak Suka dengan Orang Kaya

Kisah Pramugari Digoda Penumpang Beristri, Minta Nomor Kontak HP

2. Jangan Rebahkan Kursi Ketika Makanan Disajikan

Jangan pernah merebahkan kursi ketika makanan sedang disajikan. Jika kamu melakukan hal tersebut, dapat dipastikan penumpang yang duduk di belakang akan menjadi kesal. Bagaimana tidak, makanan yang telah tersusun rapi di mejanya akan berantakan. Tak jarang beberapa benda akan jatuh, bahkan bisa saja minuman atau makanan tanpa penutup akan tumpah ke baju penumpang di belakang.

3. Lakukan Seperlunya

Beberapa pesawat mungkin memiliki kursi yang dapat direbahkan dengan kemiringan berbeda. Walaupun seperti itu, jangan sampai kita merebahkan kursi ke pengaturan paling maksimal. Rebahkan kursi secukupnya saja dan sesuai dengan kebutuhan. Pastikan kemiringannya tak mengganggu penumpang di belakang Anda.

4. Rebahkan Perlahan

Ada seorang penumpang yang mengaku pernah tersiram air panas ketika orang di depannya tiba-tiba merebahkan sandarannya. Belajar dari hal tersebut, lakukan secara perlahan agar penumpang di belakang kita dapat bersiap-siap untuk mengantisipasi hal-hal tak terduga.

5. Bicaralah

Meski tak mengenal siapa penumpang di belakang, namun ia adalah teman seperjalanan yang wajib dihormati. Jika hendak merebahkan sandaran, ada baiknya minta izin terlebih dahulu apakah dia merasa terganggu atau tidak. Jangan lupa ucapkan terima kasih ketika kamu telah mengembalikan posisi kursi seperti semula.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini