Share

Gagal Bulan Madu, Influencer Australia Minta Refund ke Tempat Penginapan

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Rabu 26 Januari 2022 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 406 2537333 gagal-bulan-madu-influencer-australia-minta-refund-ke-tempat-penginapan-zd4rMKi9ur.jpg Jade Tuncdoruk (dok Instagram)

AUSTRALIA - Influencer Australia Jade Tuncdoruk menuduh perusahaan Airbnb melakukan pencurian. Dia mengancam akan membawanya ke Fair Trading atau Pengadilan Perdagangan setelah perusahaan menolak pengembalian dana.

Tuncdoruk, yang memiliki hampir 500.000 pengikut di Instagram, membagikan ceritanya di media sosial minggu ini. Dia menjelaskan telah memberikan deposit USD2000 pada tahun lalu.

Namun, pada bulan Agustus dia membatalkan bulan madu dengan tunangannya Lachie Brycki, setelah menunda pernikahannya karena pandemi Covid-19.

Baca Juga:

Capek Disensor Melulu, Nama Desa Ini Akhirnya Diganti

Mengenal Pasukan Merah Dayak, Tersohor Sebagai Pasukan Elite

Dalam postingannya, Jade mengatakan, mereka meminta pengembalian dana, "tetapi mereka mengatakan yang bisa mereka lakukan adalah memasangnya kembali secara online untuk dipesan oleh orang lain".

Imbas postingan itu, pengikutnya ikut membombardir perusahaan kecil itu sampai mereka mengalah dan menawarkan pengembalian dana penuh kepada Jade.

CEO dan pendiri Weekenda Pete Smith membela tindakannya dan menuduh influencer itu "sangat menuntut dan mengancam" kepada stafnya.

Email yang diperoleh Daily Mail mengungkapkan bagaimana Tuncodurk mengancam akan membawa Weekenda ke Pengadilan Perdagangan jika dia tidak menerima uangnya kembali secara penuh. Tetapi syarat dan ketentuan perusahaan menyatakan, pelanggan tidak berhak atas pengembalian uang jika mereka memutuskan untuk membatalkan masa tinggal mereka.

"Sebenarnya tidak ada alasan pembatalan ini diproses. Pada titik ini kamu hanya menyimpan uang kami untuk itu," isi email dari influencer ke Weekenda, dilansir dari newscomau.

"Kami meminta kamu untuk melihat alasan yang benar-benar valid untuk pembatalan ini, di tengah pandemi global. Kamu membatalkan reservasi atau kami harus menyelesaikannya dengan Pengadilan Perdagangan," tulisnya.

Weekenda akhirnya setuju untuk mengembalikan depositnya pada hari Jumat setelah Tuncdoruk membagikan sebuah posting Instagram yang menuduh perusahaan tersebut mengambil keuntungan dari orang-orang di tengah pandemi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini