Share

Nekat Bawa Pistol saat Naik Pesawat, Seorang Pria Diciduk di Bandara

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Rabu 26 Januari 2022 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 406 2537725 nekat-bawa-pistol-saat-naik-pesawat-seorng-pria-diciduk-di-bandara-napCJVi8oQ.jpg Ilustrasi (Okezone)

SEORANG pria ditahan petugas keamanan setelah ketahuan membawa senjata api jenis pistol saat hendak naik pesawat di Bandara Internasional Harrisburg, Pennsylvania, Amerika Serikat. Ulah penumpang tersebut terhenti di pos pemeriksaan keamanan bandara.

Melansir dari laporan ABC27, Rabu (26/1/2022), pria itu memiliki pistol Revolver yang diisi dengan enam peluru kaliber 22.

 Baca juga: Amerika Larang Warganya Pelesiran ke Rusia dan Ukraina, Ini Alasannya

Saat petugas badan keamanan transportasi (TSA) melihat pistol di mesin X-ray pos pemeriksaan, polisi kemudian disiagakan, menyita senjatanya, dan menyebutnya telah melakukan pelanggaran dengan membawa senjata api.

“Selalu mengecewakan ketika kami melihat penumpang yang membawa senjata yang dimuat ke pos pemeriksaan keamanan kami,” ujar Karen Keys-Turner, Direktur Keamanan Federal TSA untuk bandara.

“Penumpang harus tahu lebih baik. Senjata telah dilarang dibawa ke pesawat selama beberapa dekade bahkan sebelum TSA ada. Jadi tidak heran jika seseorang dihentikan di pos pemeriksaan kami, senjatanya disita oleh polisi, didakwa oleh polisi, dan kemudian didenda berat oleh TSA," tambahnya.

 Baca juga: Pria Tenteng 2 Pistol Sekaligus di Bandara, Endingnya Justru Tak Terduga

TSA meneruskan insiden yang terjadi pada Sabtu 22 Januari 2022 tersebut untuk ditindaklanjuti dengan mengeluarkan hukuman perdata keuangan federal.

Pria itu harus menghadapi hukuman perdata hingga $13.900 atau sekitar Rp190 jutaan karena membawa senjata api ke pos pemeriksaan bandara.

Penumpang diperbolehkan untuk membawa senjata api jika dikemas dengan benar dan dinyatakan di loket tiket penerbangan mereka untuk diangkut dalam pesawat dengan bagasi terdaftar.

Senjata api yang diperiksa harus dibongkar, dikemas dalam kotak bersisi keras, dikunci, dan dikemas secara terpisah dari amunisinya.

 Ilustrasi

Petugas TSA mendeteksi sebanyak 5.972 senjata api pada penumpang atau tas jinjing mereka di pos pemeriksaan pada tahun lalu. Dari senjata yang ditangkap oleh TSA pada tahun 2022, sekitar 86 persen dimuat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini