Share

Festival Bau Nyale Digelar Sambut MotoGP Mandalika 2022, Apa Saja yang Menarik?

Antara, Jurnalis · Kamis 27 Januari 2022 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 406 2537808 festival-bau-nyale-digelar-sambut-motogp-mandalika-2022-apa-saja-yang-menarik-mf2i5GQKGK.JPG Cacing warna warni yang dipercaya sebagai jelmaan Putri Mandalika (Foto: Instagram/@insidelombok)

PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) mematangkan persiapan Festival Pesona Bau Nyale atau menangkap cacing laut yang akan dilaksanakan di Kawasan Wisata Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah pada 20-21 Februari 2022 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi berujar bahwa ada beberapa hal yang menjadi poin selama penyelenggaraan festival tersebut.

Salah satunya kegiatan itu nantinya dilaksanakan beberapa hari setelah gelaran pra musim MotoGP dan beberapa pekan sebelum MotoGP digelar Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret 2022 mendatang.

"Maka acara ini harus memberikan kesan kesiapan kita untuk menyambut MotoGP mendatang," ujarnya.

Menurutnya, selain pihak harus punya komitmen, bahwasanya festival tersebut bersifat nasional sehingga akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi masyarakat sekitar, tetapi juga daerah lainnya dengan tetap menguatkan nilai-nilai budaya.

Baca juga: Festival Bau Nyale dan Kisah Pengorbanan Cinta Putri Mandalika nan Cantik Jelita

Festival Bau Nyale

(Foto: Kemenparekraf)

Oleh karenanya, berbagai rangkaian kegiatan ini mulai dari sangkep warige atau penentuan acara kegiatan kemudian rapat koordinasi untuk menentukan jenis kegiatan yang akan berlangsung tetap harus memerhatikan saran masukan tokoh dan masyarakat adat.

Selain itu, pihak panitia menyampaikan ada beberapa kegiatan dalam yang akan diselenggarakan secara streaming, seperti pemilihan Puteri Mandalika dan Bepaosan.

Sedangkan, kegiatan lainnya seperti Peresean, Belancaran, dan Mandalika Fashion Carnaval tetap dilaksanakan secara offline dengan menerapkan protokol kesehatan yang baik.

"Untuk acara malam puncak akan berlangsung di Pantai Tanjung Aan dan diharapkan panitia, pemerintah daerah, ITDC dan tokoh masyarakat bersama pihak Polres Lombok Tengah bisa meninjau lokasi puncak acara secepatnya," ucapnya.

Sementara itu dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB ada kurang lebih 30 sekolah tingkat SMA/SMK/SLB di Lombok Tengah yang ingin meramaikan Festival Pesona Bau Nyale.

"Rencananya, jika festival ini akan melibatkan anak-anak sekolah Dinas Pendidikan siap untuk menampilkan seni tari, gendang beleq, dan peresean," tambahnya.

Di samping itu dari sisi Polda NTB dan Polres Lombok Tengah, kata Yusron, menekankan agar seluruh masyarakat yang hadir nantinya harus tetap mematuhi prokes yang ada, sehingga tidak akan terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19.

"Sebelum festival dimulai harus diadakan sosialisasi ke masyarakat agar mematuhi prokes selama festival berlangsung dan juga turut berpartisipasi menyukseskan penyelenggaraan acara. Panitia diharapkan membuat skenario prokes dan juga pengaturan sirkulasi pergerakan orang dan kendaraan," ujar Yusron.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini