Share

Ini Cara Bergabung Jadi Pasukan 'Elit' Merah Dayak, Ada Ritual Pembersihan Diri

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 26 Januari 2022 12:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 406 2538003 ini-cara-bergabung-jadi-pasukan-elit-merah-dayak-ada-ritual-pembersihan-diri-aExwXiOh9A.jpg Pasukan Merah Dayak di Pontianak, Kalimantan Barat (dok ANTARA FOTO/JESICA HELENA)

JAKARTA - Pasukan Merah Dayak meminta kepada kepolisian untuk menindaklanjuti kasus Edy Mulyadi atas pernyataan kontroversialnya yang menyebut Kalimantan sebagai tempatnya jin buang anak.

Bahkan, Pasukan Merah Dayak juga meminta mantan caleg PKS itu untuk datang ke Kalimantan dan meminta maaf langsung kepada rakyat Kalimantan, dan juga akan memberikan Edy hukuman adat.

Sebagaimana diketahui, Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), pasukan elite dari suku dayak yang jamak disebut pasukan merah ini, mendapat banyak antusias dari warga hingga keanggotaannya mencapai lebih dari 15.000 ribu orang.

Pasukan Merah Dayak merupakan sekumpulan orang yang setia kepada Pancasila dan NKRI, serta antiradikalisme.

Untuk bergabung menjadi Pasukan Merah Dayak, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui.

infografis

Terdapat persyaratan umur, kesiapan, dan kesanggupan melaksanakan peraturan organisasi serta pantangannya. Selain peraturan organisasi, mereka juga menekankan agar kemampuan sebagai Pasukan Merah tidak disalahgunakan.

"Dilarang mengonsumsi atau terlibat jaringan narkotika, tidak mengonsumsi minuman keras yang sifatnya merusak jasmani maupun rohani," ujar Ketua Pasukan Merah TBBR Kalteng Agus Sanang.

Kemudian, ada hal lain berkaitan dengan kemampuan magis mereka. Sejumlah daging hewan, seperti menjangan, sapi, kerbau, ular, dan anjing menjadi pantangan wajib.

Setelah resmi terdaftar, calon anggota akan mengikuti ritual pembersihan. Mereka akan dimandikan pengurus yang memang memiliki kemampuan di bidang spiritual, kerap disebut Mangku dan Ulu Balang.

Ritual mandi itu memiliki makna, yakni agar yang bersangkutan betul-betul bersih dari berbagai hal sebelum bergabung menjadi Pasukan Merah. Ritual pemandian dilakukan di hutan belantara, biasanya berada di tempat yang dikeramatkan dan dianggap angker.

”Artinya, kalau mereka sudah dimandikan, akan bebas dari pengaruh negatif. Ibarat, jiwa dan raga mereka sudah bersih. TBBR bukan memandikan orang untuk memberikan dan menurunkan ilmu. Namun, sebagai simbol membersihkan mereka yang akan bergabung dalam Pasukan Merah," terang Agus.

Anggota Pasukan Merah TBBR kebanyakan memiliki kelebihan dan kekuatan magis, seperti kekuatan dan kekebalan.

Mereka mendapatkan kekuatan dan kekebalan itu tidak sembarangan. Kekuatan tersebut dipercaya dari Tuhan Yang Maha Kuasa serta leluhur Suku Dayak yang dipercaya masih hidup, namun kasat mata.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini