Share

Penampakan Pesawat Era Perang Dunia II Ditemukan Setelah 77 Tahun Hilang

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Jum'at 28 Januari 2022 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 406 2538518 penampakan-pesawat-era-perang-dunia-ii-ditemukan-setelah-77-tahun-hilang-zrIF4j3hOY.jpg Penampakan Pesawat Perang Dunia II Ditemukan di Himalaya (dok NDTV)

PESAWAT semasa Perang Dunia II yang hilang ditemukan di wilayah terpencil Pegunungan Himalaya India setelah 77 tahun tanpa ada yang selamat. Namun, pencarian pesawat itu menyebabkan tiga orang pemandu tewas.

Melansir NDTV, pesawat angkut C-46 itu membawa 13 orang dari Kunming di China selatan lalu menghilang dalam cuaca badai di atas bentangan pegunungan negara bagian Arunachal Pradesh pada tahun 1945.

"Pesawat ini tidak pernah terdengar lagi. Itu (pesawat ini) menghilang begitu saja," kata Clayton Kuhles, seorang petualang AS yang memimpin misi pencarian.

Kuhles menjelaskan, ekspedisi pencarian pesawat ini memakan waktu berbulan-bulan.

Ia bersama tim pemandu dari kelompok etnis Lisu lokal mengarungi sungai setinggi dada dan berkemah di suhu beku di ketinggian.

Tiga pemandu dilaporkan meninggal karena hipotermia pada tahap awal proyek saat berkemah selama badai salju September 2021.

Namun tim akhirnya menemukan pesawat di puncak gunung yang tertutup salju bulan lalu, dengan mengidentifikasi puing-puing melalui nomor ekor.

Tak ada jejak manusia di antara puing pesawat tersebut.

Kuhles ditugaskan melakukan pencarian oleh Bill Scherer, anak korban pesawat tersebut.

"Yang bisa saya katakan adalah saya sangat gembira, hanya mengetahui di mana dia berada. Ini menyedihkan tapi menggembirakan," ujar Scherer.

"Saya tumbuh tanpa ayah. Yang bisa saya pikirkan hanyalah ibu saya yang malang, mendapatkan telegram dan mengetahui suaminya hilang dan dia ditinggalkan bersama saya, seorang bayi laki-laki berusia 13 bulan," sambungnya.

Ilustrasi

Dilaporkan, ratusan pesawat militer AS hilang di sekitar teater operasi di India, China, dan Myanmar selama Perang Dunia II.

Sejumlah besar pesawat saat itu diyakini telah dijatuhkan oleh es, angin badai, dan kondisi cuaca buruk lainnya. (nia)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini