Share

Dear Traveler, Jangan Lupa Ini 2 Lokasi Baru PKL Malioboro

Antara, Jurnalis · Kamis 27 Januari 2022 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 408 2538583 dear-traveler-jangan-lupa-ini-2-lokasi-baru-pkl-malioboro-QtpBuJnS7Y.jpg Salah satu lokasi baru PKL Malioboro (dok ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

YOGYAKARTA - Pemda Yogyakarta telah menggelar wilujengan atau syukuran Teras Malioboro pada Rabu 26 Januari 2022.

Teras itu menjadi tempat relokasi yang diperuntukan bagi para para Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Malioboro.

Ada dua lokasi Teras Malioboro yakni Gedung Teras Malioboro 1 menempati lahan bekas Gedung Bioskop Indra dan gedung Teras Malioboro 2 menempati lahan bekas Gedung Dinas Pariwisata DIY.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berjanji bahwa setelah PKL menempati lokasi yang baru, mereka tidak ditinggalkan begitu saja melainkan bakal mendapatkan pembinaan, promosi serta solusi kala menghadapi kendala dalam berdagang.

infografis

Sultan juga berjanji jika selama satu tahun pertama para PKL yang menempati Teras Malioboro tidak akan dipungut retribusi maupun pajak lainnya.

Dengan keringanan itu, dia berharap para pedagang dapat fokus mempromosikan dagangan mereka di lokasi yang baru tersebut.

"Kami memberikan ruang untuk teman-teman PKL untuk fokus bagaimana bersama-sama kami mempromosikan tempat yang baru ini menjadi pilihan bagi para wisatawan maupun warga Yogyakarta yang mau berbelanja," ujar Sultan.

Sesuai komitmen Pemda DIY beserta Pemkot Yogyakarta, ia berharap seluruh PKL dapat tumbuh dan berkembang di tempat baru tersebut sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi di DIY.

"Jadi saya mohon bapak (PKL) percaya pada apa yang selama ini coba kami lakukan. Harapan saya bagaimana nanti Yogyakarta ini makin tertib dan makin indah," kata dia.

Bukan hanya penataan PKL, menurut dia, komitmen Pemerintah Daerah (Pemda DIY) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di DIY dapat dilihat dengan dibangunnya Yogyakarta International Airport (YIA) sehingga semakin banyak wisatawan yang datang ke Yogyakarta.

"Semua itu hanya untuk bisa memberikan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Yogyakarta. Hanya itu, tidak ada yang lain," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini