Share

Australia Masuk Daftar Risiko Tinggi Bepergian, Warga Dilarang Pelesiran jika Tak Penting

Andin Nurul Alifah, Jurnalis · Sabtu 29 Januari 2022 06:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 406 2539108 australia-masuk-daftar-risiko-tinggi-bepergian-warga-dilarang-pelesiran-jika-tak-penting-rmYhv9TQJE.JPG Ilustrasi (Foto: Reuters)

AMERIKA Serikat memasukkan Australia ke dalam daftar kategori perjalanan berisiko tertinggi di tengah pandemi Covid-19 yang belum kunjung berakhir.

Dalam daftar tersebut, setiap benua kecuali Antartika terwakili di 22 tempat baru dalam daftar kategori perjalanan berisiko tertinggi, termasuk Australia, Argentina, dan Mesir. 22 lainnya ditambahkan ke kategori level 3 atau berisiko tinggi.

Badan Perlindungan Kesehatan AS (CDC) meningkatkan rekomendasi perjalanannya ke tingkat empat atau sangat tinggi. Di mana mereka mengimbau penduduk Amerika agar menghindari perjalanan ke tujuan tersebut, yang juga mencakup Panama, Qatar, Bahama, Bahrain, dan Bolivia.

“Jangan bepergian ke luar negeri sampai Anda sepenuhnya divaksinasi,” kata CDC di situsnya.

“Vaksinasi masih merupakan cara terbaik untuk melindungi diri dari penyakit parah, memperlambat penyebaran Covid-19, dan mengurangi jumlah varian baru. CDC mendorong Anda untuk mendapatkan dosis booster vaksin Covid-19 jika Anda memenuhi syarat," lanjut imbauan itu.

Sementara itu, Dewan Uni Eropa mengeluarkan Australia, Argentina, dan Kanada dari daftar hijau perjalanannya sehingga pembatasan ketat berlaku untuk perjalanan yang tidak penting.

"Dewan memperbarui daftar negara, wilayah administrasi khusus dan entitas lain serta otoritas teritorial yang pembatasan perjalanannya harus dicabut," kata Dewan Uni Eropa dalam sebuah pernyataan.

“Khususnya Argentina, Australia dan Kanada telah dihapus dari daftar. Perjalanan tidak penting ke UE dari negara atau entitas yang tidak terdaftar dalam lampiran 1 tunduk pada pembatasan perjalanan sementara," tegasnya lagi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini