Share

Jelang MotoGP Mandalika 2022, Bagaimana Gaet Wisatawan agar Mau Belanja Produk Ekraf?

Antara, Jurnalis · Sabtu 29 Januari 2022 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 406 2539112 jelang-motogp-mandalika-2022-bagaimana-gaet-wisatawan-agar-mau-belanja-produk-ekraf-7iq7n1QNkE.JPG Ilustrasi (Foto: Traveller)

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI mendukung penguatan rantai pasok industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggaran Barat (NTB) guna mendorong kebangkitan ekonomi nasional.

Hal ini diutarakan Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Fadjar Hutomo pada kegiatan temu bisnis antara beberapa pelaku ekonomi di bidang perhotelan dengan pelaku UMKM di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat.

Fadjar menjelaskan, nantinya target penonton saat MotoGP di Sirkuit Mandalika diprediksi mencapai 100 ribu orang, sehingga ini menjadi potensi yang harus ditangkap oleh pelaku UMKM mempersiapkan produknya untuk wisatawan yang akan datang agar bisa berbelanja.


"Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan produk UMKM pariwisata dan ekonomi kreatif sebaik mungkin agar hotel bisa fasilitasi dan wisatawan dapat menikmati produk UMKM Lombok-Sumbawa," ujarnya.

Kegiatan temu bisnis antara beberapa pelaku ekonomi di bidang perhotelan dengan pelaku UMKM di NTB ini digelar selama dua hari yakni 27-28 Januari 2022. Untuk kegiatan hari pertama diikuti 27 hotel dan 46 UMKM, sedangkan di hari kedua diperkirakan akan lebih banyak lagi.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemprov NTB, Muhammad Husni, memuji Kemenparekraf karena telah memberikan komitmen dan peran yang besar dalam rangka membangun sektor pariwisata di NTB.

"Kita berharap melalui kegiatan temu bisnis ini akan menjalin kerjasama antara kebutuhan pihak hotel dengan produk kreatif UMKM, serta dapat mendorong penguatan ekosistem jual beli produk lokal," ujar Husni.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi berharap hotel-hotel membuka kesempatan di lobby hotelnya maupun ruangannya untuk menyediakan brosur produk UMKM dengan barcode.

"Jadi para pengunjung/tamu kita bisa melihat langsung produk UMKM lokal sehingga pengunjung yang menginap langsung bisa memesan dan berinteraksi dengan produsen," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini