Share

Duh! Tak Hanya 8 Taman Ditutup, CFD di Surabaya Juga Ditiadakan Imbas Omicron

Antara, Jurnalis · Selasa 01 Februari 2022 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 31 406 2540277 duh-cfd-ditiadakan-dan-8-taman-di-surabaya-ditutup-gegara-omicron-jmvz8UBIaY.JPG Taman Hutan Kota Keputih, Surabaya (Foto: Instagram/@kim.adiwinata)

SEBANYAK delapan taman yang sempat buka beberapa waktu lalu di Kota Surabaya, kini kembali tutup pemerintah kota setempat sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian baru Omicron di Kota Pahlawan itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Hebi Agus Djuniantoro berujar bahwa penutupan delapan taman dimulai pada pekan ini.

Menurutnya, pada hari Senin-Jumat, taman tetap buka seperti biasa, namun hanya diperbolehkan untuk kegiatan edukasi.

"Sementara Sabtu dan Minggu ditutup dulu. Kalau untuk keperluan edukasi tetap dibuka, karena kan tatap muka masih berlangsung dan ada beberapa anak SD dan SMP yang membutuhkan pembelajaran di lapangan. Kalau untuk fungsi rekreasi ditahan dulu," tuturnya.

Adapun delapan taman tersebut meliputi Taman Flora, Taman Sejarah, Taman Cahaya, Taman Harmoni, Taman Pelangi, Taman Kebun Bibit, Taman Prestasi dan Taman Ekspresi.

Bukan hanya taman, kata dia, pihaknya juga akan meniadakan car free day (CFD) untuk sementara waktu. CFD yang ditutup itu di antaranya di Jalan Kertajaya dan Jalan Kembang Jepun.

Terkait penutupan taman dan CFD, ia belum bisa memastikan kapan bisa dibuka kembali untuk sarana wisata taman dan berolah raga ketika CFD.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

"Sebenarnya, output dari CFD itu untuk mengurangi polusi udara. Tapi yang terjadi ketika CFD masyarakat kumpul-kumpul, maka kami menunda dulu CFD-nya, sampai dengan waktu yang ditentukan dan Omicron mereda," katanya.

Ia memastikan, penutupan taman dan CFD ini tidak terlalu berdampak dengan pemulihan ekonomi di Kota Surabaya.

"Kalau Omicron perkembangannya tidak terlalu signifikan, nanti kami buka lagi. Yang paling penting, jangan sampai mengganggu pertumbuhan ekonomi, kalau ingin olah raga masyarakat bisa memanfaatkan Gelora Pancasila," pungkas Agus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini