Share

Ibu Muda Tewas Mengenaskan Usai Kapalnya Terbalik Dihantam Air Bah

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Kamis 03 Februari 2022 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 02 406 2541196 ibu-muda-tewas-mengenaskan-usai-kapalnya-terbalik-dihantam-air-bah-BFTBKnIrhx.JPG Emily, ibu muda yang tewas mengenaskan usai kapalnya terbalik (Foto: FB/Bev Warn)

SEBUAH kapal terbalik di aliran sungai wilayah Sydney, Australia. Insiden itu merupakan yang kedua pekan ini di mana salah satunya merenggut nyawa ibu muda.

Melansir laman News.com.au, Emily (33) sedang berada di atas kapal bersama tunangannya, dua anak mereka, dan ayahnya ketika kapal itu terbalik di Penrith Weir di Sungai Nepean di barat Sydney.

Keluarga itu akhirnya diselamatkan, Emily berhasil ditarik dari air dan pingsan, tetapi meninggal dunia beberapa saat kemudian.

Hanya beberapa hari kemudian, pada Minggu, sebuah keluarga lain berjuang untuk hidup setelah perahu mereka terbalik di tempat yang sama.

Tiga orang dewasa dan dua anak dibawa ke tempat yang aman pada Sabtu sore setelah kapal mereka terbalik di atas bendungan.

Dua orang dewasa, termasuk seorang pria (34) dan wanita (27) dibawa ke Rumah Sakit Nepean dalam kondisi stabil. Sementara seorang anak laki-laki berusia lima tahun dan seorang gadis enam tahun dibawa ke Rumah Sakit Anak di Westmead.

Setelah penyelamatan, Inspektur Penjabat Ambulans New South Wales (NSW), Peter Van Praag mengatakan, anak-anak berhasil diselamatkan dengan jaket pelampung mereka.

“Ketika ambulans NSW tiba, lima orang berada di air yang ditarik ke bawah oleh kekuatan air yang mengalir di atas bendung, dengan satu orang dewasa terlempar di antara perahu dan bendung," ujarnya.

“Kami benar-benar kehilangan pandangan terhadap anak-anak pada satu titik ketika mereka ditarik ke bawah air yang mengamuk. Sangat sulit bagi orang-orang di tempat kejadian, baik pengamat maupun layanan darurat untuk dihadapkan pada situasi ini, di mana mereka tidak berdaya dan tidak dapat membantu di dalam air," tambahnya.

Ibu Emily, Bev Warn mengatakan, banyak hal perlu diubah. Bendung itu tidak terlihat, dan orang-orang tidak menyadarinya. Tanpa pelampung, tidak ada yang punya kesempatan untuk tahu itu ada di sana.

Seruan meningkat kepada pemerintah untuk memperbaiki bendungan, di mana penduduk setempat menyebutkan pelampung kuning cerah yang terletak 100 meter di hulu dan memperingatkan lokasinya belum diganti setelah hanyut dalam banjir tahun lalu.

Warn menggambarkan kematian putrinya sebenarnya dapat dicegah bila merujuk pada insiden lain yang terjadi pada November tahun lalu. Saat itu dua pria harus diselamatkan dari lokasi yang sama.

"Dia memiliki hati yang paling baik dan paling indah," ujar Warn, menggambarkan Emily sebagai sosok yang 'penuh kehidupan'.

Ini berarti tiga kapal terbalik di Penrith Weir dalam waktu kurang dari tiga bulan. Kurangnya pelampung peringatan membuat pelaut terkejut di sungai dengan arus yang cepat menyeret kapal mereka ke arah bendung dan menyebabkannya terbalik.

Dalam putaran yang mengkhawatirkan, Water NSW, otoritas yang bertanggung jawab atas bendung, mengaku melihat pelampung rusak pada Selasa, sehari sebelum Emily meninggal.

Realisasinya dilakukan saat pemeriksaan rutin, tetapi petugas marinir belum memasang rambu pengaman sementara hingga kemarin, menyusul kejadian ketiga. Menteri Perairan NSW, Kevin Anderson marah karena kurangnya pelampung, membenarkan bahwa mereka akan diganti awal minggu depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini