Share

Bandara Tampa Padang Mamuju Ganti Nama Jadi Andi Depu, Wanita Mandar Paling Ditakuti Penjajah

Antara, Jurnalis · Kamis 03 Februari 2022 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 02 406 2541273 bandara-tampa-padang-mamuju-ganti-nama-jadi-andi-depu-wanita-mandar-paling-ditakuti-penjajah-WY1HEKLe22.JPG Pesawat take off di Bandara Tampa Padang, Mamuju, Sulbar (Foto: Instagram/@fajarpurnomo992)

PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) akan mengubah nama bandara di Kabupaten Mamuju menjadi Bandara Andi Depu Tampa Padang, Mamuju.

"Pemprov Sulbar telah melakukan rapat koordinasi dan menyetujui akan mengubah nama Bandara Tampa Padang Mamuju menjadi Bandara Andi Depu Tampa Padang Mamuju," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Muhammad Idris.

Ia mengatakan, dokumen perubahan nama bandara tersebut sudah dibahas dan akan diperkuat.

"Akan dilakukan percepatan perubahan nama bandara Mamuju, agar nama bandara Mamuju dapat final dan bandara di Mamuju memiliki nama paten," katanya.

Andi Depu

(Foto: Ist)

Menurutnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta agar percepatan perubahan nama dipercepat untuk diberikan surat keputusan.

"Pada 2015 telah dilaksanakan seminar untuk perubahan nama Tampa Padang dan mengubah nama bandara disepakati dilaksanakan pada tahun ini," katanya.

Dijelaskannya, Andi Depu merupakan tokoh pahlawan nasional asli Tanah Mandar, Sulawesi Barat. Nantinya nama bandara Mamuju tidak hanya memerankan tempat saja yakni Tampa Padang Mamuju.

Pemerintah Sulbar akan meminta dukungan pemerintah di Kabupaten Mamuju dan DPRD Sulbar mengenai rencana perubahan Bandara Tampa Padang Mamuju. Pihaknya juga akan memberikan ruang bagi publik untuk memberikan masukan pergantian nama bandara Mamuju.

Sekadar informasi, Andi Depu atau Puang Depu ialah seorang pejuang wanita asli Sulawesi Barat. Ia berhasil mempertahankan Tinambung, Polewali Mandar (Polman) dari penaklukan penjajah Belanda.

Pada 1942, wanita pemberani berjuluk 'Ibu Agung' itu juga mengibarkan bendera Merah Putih pada awal kedatangan pasukan Jepang di Tanah Mandar. (PUT)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini