Share

Travel Bubble Sepi Peminat, Kadispar Kepri: Daripada Hebohkan Omicron Lebih Baik Perkuat Imun

Antara, Jurnalis · Rabu 02 Februari 2022 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 02 406 2541383 travel-bubble-sepi-peminat-kadispar-kepri-daripada-hebohkan-omicron-lebih-baik-perkuat-imun-cuto55YNI2.JPG Kadispar Kepri, Buralimar (Foto: Instagram/@boeralimar)

DINAS Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyebut, isu tentang varian Covid-19, Omicron, menghambat pelaksanaan travel bubble di kawasan pariwisata berskala internasional Nongsa, Kota Batam dan Lagoi, Kabupaten Bintan.

Kadispar Kepri, Buralimar berpendapat, isu travel bubble atau gelembung perjalanan wisata dari Singapura ke kawasan pariwisata di Nongsa dan Lagoi, terlalu dibesar-besarkan.

Kondisi itu, menurut dia tidak baik untuk pelaksanaan travel bubble yang sudah direncanakan sejak 1,5 tahun lalu.

"Saya sudah sampaikan kepada publik, bahkan di program berita televisi nasional bahwa isu Omicron tidak perlu dibesar-besarkan karena kita baru ingin merintis sektor pariwisata yang sudah direncanakan sejak 1,5 tahun lalu. Isu ini sudah mengarah pada rasa takut, yang dapat mematikan usaha pariwisata," paparnya.

Kondisi Kepri, terutama Batam dan Bintan jauh lebih baik dibanding pertengahan tahun 2021. Kasus aktif Covid-19 di Batam hanya 38 orang, dan Bintan tujuh orang. Kedua daerah ditetapkan sebagai Zona Kuning.

Lima orang warga Batam yang terinfeksi Covid-19, berdasarkan data Dinas Kesehatan, tanpa gejala. "Artinya, kondisi Covid-19 pada dua daerah relatif terkendali," ucapnya.

Dirinya berharap isu Omicron tidak dibesar-besarkan kembali, karena protokol kesehatan dan prosedur kenyamanan di kawasan pariwisata sudah disiapkan.

Seluruh wisatawan berada di zona yang aman dan nyaman. Begitu pula karyawan perusahaan pariwisata, sudah dilatih untuk menerapkan protokol kesehatan tanpa membuat wisatawan panik. Warga atau wisatawan lokal yang berkunjung di lokasi pariwisata tersebut tidak berbaur dengan wisatawan.

"Saya pikir daripada menghebohkan Omicron, lebih baik kita perkuat imun tubuh, dukung vaksinasi dan terapkan protokol kesehatan secara maksimal," ujarnya.

Buralimar menambahkan, perekonomian di Kepri harus terus bergerak, dan bangkit. Pariwisata bagi Batam dan Bintan merupakan sektor andalan. Ribuan orang, yang sebagian penduduk lokal bekerja di sejumlah perusahaan pariwisata tersebut.

Data menunjukkan, wisatawan yang berkunjung ke dua daerah itu lebih dari 60 persen berasal dari Singapura sehingga perjalanan wisata secara terbatas dari negara itu dapat dilaksanakan lantaran bertetangga.

"Ada jutaan orang Singapura dalam setiap tahun-sebelum pandemi, berkunjung ke Batam dan Bintan. Ini potensi besar yang seharusnya kita garap tanpa mengabaikan protokol kesehatan," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini