Share

Visa Kunjungan Travel Bubble Pelancong Singapura Berlaku 14 Hari, Bagaimana Nasib Izin Pelayaran?

Antara, Jurnalis · Rabu 09 Februari 2022 02:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 08 406 2543862 visa-kunjungan-travel-bubble-pelancong-singapura-berlaku-14-hari-bagaimana-nasib-izin-pelayaran-AhNtnlyMFj.JPG Kawasan wisata Lagoi di Pulau Bintan, Kepulauan Riau (Foto: Antara)

DINAS Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan, visa kunjungan yang dikantongi warga Singapura yang ingin berlibur ke Nongsa, Kota Batam dan Lagoi, Kabupaten Bintan dalam program travel bubble berlaku selama 14 hari.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan, Pemerintah RI memberi kemudahan agar program travel bubble atau gelembung perjalanan wisata untuk turis asal Singapura ke Lagoi dan Nongsa berjalan maksimal, salah satunya menyiapkan kawasan khusus untuk karantina dan bebas visa kunjungan wisata selama 14 hari.

Turis asal Singapura yang ingin berlibur ke Lagoi dan Nongsa masih menunggu keputusan Pemerintah Singapura untuk mengeluarkan surat izin pelayaran.

"Satu langkah lagi travel bubble, kunjungan warga Singapura ke kawasan khusus wisata yang ditetapkan, sudah dapat dilaksanakan. Mudah-mudahan izin pelayaran dapat diberikan pada pertengahan Februari 2022. Kami optimistis," ujarnya.

Ia berharap izin tersebut dapat diberikan saat perayaan Cap Go Meh pada pertengahan bulan ini. Karena biasanya, banyak warga Singapura yang berkunjung ke Bintan dan Batam saat Cap Go Meh.

"Banyak warga Singapura yang memiliki keluarga atau saudara di Batam dan Bintan," katanya.

Buralimar tidak berharap banyak travel bubble dapat meningkatkan kunjungan warga Singapura secara signifikan, seperti sebelum pandemi Covid-19.

Namun, ia yakin Pemerintah Singapura memberi izin pelayaran untuk satu trip/hari perjalanan laut dari Singapura menuju Lagoi dan Singapura menuju Nongsa, serta dari Lagoi dan Nongsa menuju Singapura.

"Untuk tahap awal, mudah-mudahan satu kapal, kemudian dapat ditingkatkan lagi jika berhasil. Tentu kami yakin berhasil karena segala sesuatu sudah dipersiapkan," ucapnya.

Menurut dia, pengelola kawasan pariwisata di Lagoi beberapa hari lalu sudah menyosialisasikan paket wisata yang aman dan nyaman kepada berbagai pihak yang berkompeten di Singapura, seperti agen travel dan asosiasi pariwisata.

"Saya pikir upaya kita untuk membangun kembali sektor pariwisata sudah cukup maksimal. Tinggal pelaksanaannya saja yang harus didukung agar perekonomian bergerak setelah terpuruk selama sekitar dua tahun," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini