Share

Setelah 6 Tahun, Ban Motor yang Mencekik Leher Buaya di Palu Akhirnya Berhasil Dilepas

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Kamis 10 Februari 2022 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 09 406 2544455 setelah-6-tahun-ban-motor-yang-mencekik-leher-buaya-di-palu-akhirnya-berhasil-dilepas-8yenjY36gA.JPG Ban motor yang menjerat leher buaya besar di Palu akhirnya terlepas (Foto: Reuters)

SEEKOR buaya sepanjang 13 kaki atau hampir 4 meter berkalung ban motor yang tersangkut di lehernya selama enam tahun akhirnya bisa dilepaskan. Buaya itu pertama kali terlihat mengambang di kanal di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, pada tahun 2016.

Para ahli khawatir buaya air asin itu akan tercekik karena tubuhnya terus membesar, sementara bannya tidak mau bergerak. Lantas pada Januari 2020, bagi siapa saja yang bisa melepas ban itu akan mendapat hadiah. Sayangnya, puluhan orang yang mencoba peruntungan tetap tidak berhasil.

Namun, seorang warga setempat yang pemberani Hili (35), yang bekerja sebagai penjaga buaya menangkapnya dan melepaskan ban yang tersangkut di lehernya pada Senin, 7 Februari 2022 malam.


Hili mengatakan, dirinya bergulat dengan buaya dan menyeretnya ke darat menggunakan tali dengan bantuan beberapa penduduk setempat. Mereka kemudian meretas ban menggunakan gergaji, dengan sorak sorai penonton, ban itu akhirnya dapat dilepaskan.

Buaya Palu Berkalung Ban

(Foto: AFP via Getty Images)

"Saya sudah bersiap untuk menangkap buaya ini selama beberapa minggu. Ini adalah pencapaian terbaik dalam hidup saya," ujar Hili.

"Buaya itu sudah beberapa bulan tidak terlihat, tetapi muncul kembali di sungai pada Minggu. Saya langsung memasang sistem jerat dengan menggunakan tali, bambu, dan ayam sebagai umpan di sekitar lokasi," tambahnya.

Sekitar pukul 18.30 Wita, buaya berhasil ditangkap di salah satu jebakan. Warga setempat antusias membantu menangkap buaya tersebut.

Ban Motor di Buaya Palu Berhasil Dilepas

(Foto: Adi Pranata/Zuma Press Wire)

“Itu jebakan yang saya buat sendiri. Saya juga meminta bantuan warga untuk mengangkatnya ke darat. Mungkin ada 50 orang yang membantu mengangkatnya. Sudah tiga kali buaya ini lolos dari perangkap saya. Untungnya, hari ini berhasil. Saya senang sekarang sudah bebas," jelas Hili.

Hill menjelaskan, buaya lalu dibius begitu dibawa ke darat sehingga tidak menyerang siapapun. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu, serta staf dari dinas lingkungan provinsi membantu melepaskan ban dari leher hewan itu dan melepaskannya kembali ke Sungai Palu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini