Share

Pasutri Covid-19 Keluyuran di Malang, Pengelola Hawai Waterpark Lakukan Tes Massal

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 11 Februari 2022 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 10 406 2545037 pasutri-covid-19-keluyuran-di-malang-pengelola-hawai-waterpark-lakukan-tes-massal-j12xFzfZ25.JPG Wisata Hawai Waterpark, Malang (Foto: MPI/Avirista Midaada)

PENGELOLA wisata Hawai Waterpark melakukan tes swab massal kepada pegawainya pasca-kasus wisatawan yang masuk diduga terpapar Covid-19. Unggahan wisatawan yang diketahui bernama Reza Fahd Adrian dan istri berekreasi di Hawai Waterpark Malang diduga dalam kondisi terpapar Covid-19.

Direktur Utama Hawai Waterpark Group, Bambang Judo Utomo menegaskan, penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan. Salah satunya dengan memakai aplikasi PeduliLindungi ketika hendak masuk ke dalam wahana.

"Terkait mengapa yang bersangkutan bisa masuk, ketika petugas mengecek antigen kesehatannya kemungkinan pada saat itu belum masuk. Sehingga ketika dicek itu masih hijau dan tidak hitam, jika hitam pasti tidak boleh masuk oleh petugas," kata Bambang saat ditemui MNC Portal.

Alhasil, ketika melihat unggahan wisatawan bernama Reza viral itu ia kaget bukan main. Apalagi saat ada jejak digital mengenai ia sempat berkunjung ke Hawai Waterpark, yang dianggap merugikan pihaknya.

Wisatawan Covid Jalan-Jalan di Malang

"Viral saya enggak tahu, tahunya dari Pak Kapolres mau ditindaklanjuti. Merasa dirugikan. Saya enggak tahu (Reza) tanggal berapa. Enggak mungkin tanya satu-satu," ungkapnya.

Mengingat selama ini, pihaknya menerapkan protokol kesehatan ketat dan rutin melakukan tes swab antigen Covid-19 massal selama dua pekan sekali. Bahkan pengunjung yang tidak vaksin dua kali juga terpaksa ditolak masuk.

Alhasil ketika menerima informasi adanya unggahan wisatawan diduga terkonfirmasi positif Covid-19 viral memasuki Hawai Waterpark, pihaknya kembali melakukan tes swab antigen pada Selasa dan Rabu.

"Pasca itu kita lakukan swab test kepada 100 karyawan kami. Sekarang 30, total sekitar 100 kemarin sudah ada. Tiap dua minggu sekali diswab setiap Senin, total 100. Hasilnya negatif semua," ucapnya.

Judo mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak Satgas Covid, Polresta dan Pemkot Malang untuk melakukan koordinasi. Hal tersebut untuk meredam kabar dan isu yang merebak.

Ia juga menegaskan bahwa koordinasi pihaknya dengan pemerintah tidak pernah kendor. Salah satunya dengan ketatnya prokes untuk pencegahan covid-19.

"Kita sejak awal melakukan penerapan screening yang ketat, jika pengunjung ketika dicek diaplikasi menunjukkan identitas hitam maka kita mengimbau untuk pulang," ucapnya.

Dirinya menyerahkan sepenuhnya kasus dugaan pelanggaran yang dilakukan Reza sekeluarga ke Satgas Covid-19 dan jajaran kepolisian.

Hawai Waterpark, Malang

(Foto: MPI/Avirista Midaada)

"Ya kita enggak terima otomatis. Kita serahkan ke pihak berwajib yang mempunyai kewenangan khusus," pungkasnya.

Sebelumnya, seorang pria yang diduga terpapar Covid-19 berjalan-jalan di sebuah supermarket viral beredar di media sosial. Sang pria diketahui mengunggah dirinya terpapar Covid-19 pasca-hasil tes hingga gagal pelesiran ke Bali.

Setelah gagal liburan ke Pulau Dewata, ia memilih berjalan-jalan ke beberapa tempat wisata di Malang dan Kota Batu.

Tercatat dari jejak digital dari unggahannya sang pria sempat terdeteksi ke Wisata Hawai Waterpark dan Wisata Gunung Bromo, selain ke Lai-Lai Market, pada akhir Januari 2022. Namun kini unggahan sang pria itu telah dihapus di media sosial miliknya.

Satgas Covid-19 Kota Malang pun langsung melakukan tracing dan testing kepada pekerja di supermarket yang didatangi sang pria bersama keluarganya. Total ada 30 pekerja yang dites usap antigen, satu di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

Pria tersebut sendiri telah memberikan keterangan dan permintaan maaf melalui unggahan di akun instagramnya @luckyreza pada Selasa, 8 Februari 2022 lalu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini