Share

Dukung Sport Tourism, 20 Petarung Unjuk Gigi pada Kejuaraan Muay Thai di Bali

Antara, Jurnalis · Selasa 15 Februari 2022 01:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 14 406 2546716 dukung-sport-tourism-20-petarung-unjuk-gigi-pada-kejuaraan-muay-thai-di-bali-Op037vXfZC.JPG Kejuaraan Muay Thai di Bali (Foto: Antara/Naufal Fikri Yusuf)

KEJUARAAN muay thai bertajuk 'Summer Fights' diselenggarakan di Bali dan diikuti para atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Event olahraga ini diharapkan dapat mendukung sektor sport tourism atau pariwisata olahraga di Pulau Dewata.

"Kegiatan ini diikuti oleh para petarung pro dan semi pro dari berbagai daerah. Selain untuk memajukan olahraga muay thai, kami ingin kegiatan ini dapat mendongkrak sport tourism," ucap promotor Summer Fights, Marcos Manurung.

Selain itu, penyelenggara Summer Fights juga berharap event itu dapat membantu memulihkan perekonomian Bali yang sangat terdampak pandemi Covid-19.

"Para petarung dan timnya ini datang ke Bali tidak hanya satu dua hari saja. Selain bertarung mereka pastinya juga akan berwisata, mereka menginap di hotel, mereka menggunakan jasa transportasi lokal dan berbelanja. Itu yang kami harapkan dapat membantu menghidupkan Bali kembali," tuturnya.

Sekadar informasi, Summer Fights mempertandingkan 10 partai dengan 20 orang petarung yang berlaga. Enam orang atlet di antaranya petarung profesional nasional yaitu Herry Winata, Rangga Babayaga, Serieal Effendy, Nur Humam, Dwi Sukarno, dan Rahman Husin.

Sedangkan sejumlah atlet kategori semi pro diantaranya adalah Jemito, Yodenius, Zat, Laode, Mossad, Arief, Kent, Baharudin, Kadek, William, Maruli, Eko, Christian, dan Artie.

"Kami sebagai promotor yang memilih atlet dan mengundang mereka untuk bertanding. Yang kami undang adalah atlet berkualitas karena kami memang ingin menghadirkan pertarungan-pertarungan yang berkelas," ujar Marcos.

Ia berharap para atlet yang tampil di ajang Summer Fights dapat tampil mewakili muay thai Indonesia ke ajang olahraga tingkat internasional. Event semacam itu kata dia sebaiknya rutin dilakukan demi memberi para atlet jam terbang bertanding.

"Kami ingin menghasilkan para petarung muay thai Indonesia yang berkualitas, tidak hanya serangan dan pertahanannya, namun juga, berkelas mentalnya dengan mengedepankan sportifitas dan sikap respek," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini