Share

Cuaca Selat Sunda Tak Bersahabat, Wisatawan Dilarang Berenang di Pantai

Antara, Jurnalis · Selasa 15 Februari 2022 05:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 14 406 2546745 cuaca-selat-sunda-tak-bersahabat-wisatawan-dilarang-berenang-di-pantai-eJjtjtVONk.JPG Gelombang tinggi bayangi Selat Sunda (Foto: Antara/Mansyur Suryana)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mengimbau wisatawan yang mengunjungi kawasan Selat Sunda bagian selatan tidak berenang guna mencegah kecelakaan laut karena saat ini sedang terjadi gelombang tinggi.

"Kami minta pengelola objek wisata pantai agar melarang wisatawan berenang," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lebak, Agus Reza Faisal.

Perairan Selat Sunda bagian selatan dilanda cuaca buruk, antara lain berupa gelombang tinggi disertai tiupan angin kencang.

Ketinggian gelombang yang berpeluang antara 2,5-4 meter, lanjutnya berpotensi membahayakan wisatawan yang berenang sekitar pantai setempat.

"Kami sudah menyampaikan surat peringatan dini kewaspadaan kepada aparatur kecamatan, desa, hingga pengelola wisata dan tempat pelelangan ikan (TPI) sehubungan cuaca buruk di Selat Sunda itu," kata dia.

Ia menyebut kondisi pesisir Selat Sunda bagian selatan itu, meliputi Pantai Binuangeun, Tanjung Panto, Bagedur, Malingping, Cihara, Sukahujan, Bayah, Pulomanuk, hingga Sawarna saat ini kurang bersahabat.

Pesisir Selat Sunda bagian selatan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia sehingga karakteristik ombaknya cukup tinggi

Saat ini, kata dia, tiupan angin cukup kencang hingga terdengar suara ombak bergemuruh dan membahayakan jika berenang di tepi pantai. Oleh karenanya, wisatawan yang hendak mengisi waktu berwisata di Selat Sunda bagian selatan, diminta tidak berenang.

"Saya yakin jika wisatawan berenang dipastikan terseret ombak," katanya.

Sejumlah objek wisata pesisir selatan Kabupaten Lebak tampak sepi pengunjung, karena gelombang cukup tinggi disertai angin kencang.

"Kami bersama keluarga hanya menikmati panorama alam pantai saja dengan tiupan angin kencang dan suara ombak karena cuaca buruk itu, " kata Entin, pengunjung Wisata Pantai Bagedur yang juga warga Rangkasbitung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini