Share

Jurnalis Bagikan Pengalaman Berkesan Keliling Dunia, 10 Hari di Pulau Terasing Tanpa Sinyal

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Rabu 16 Februari 2022 04:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 15 406 2547316 jurnalis-bagikan-pengalaman-berkesan-keliling-dunia-10-hari-di-pulau-terasing-tanpa-sinyal-0pNu5sTauo.JPG Lizzie Pook, jurnalis bagikan pengalaman berharga keliling dunia (Foto: Ist)

SEBAGAI penulis perjalanan dan jurnalis, Lizzie Pook telah berkelana ke bagian terpencil di planet ini. Tugasnya telah membawa pergi ke beberapa tempat, mulai dari Himalaya sampai Greenland yang luas dan tidak berpenghuni.

Lizzie membagikan pengalaman perjalanannya yang paling berkesan selama berkeliling dunia. Dia juga mengungkapkan satu tempat yang membuatnya terpesona.

Jurnalis itu sudah bermimpi menjadi seorang traveler sejak ia masih kecil. "Saya selalu mendambakan tempat-tempat yang jauh, dan akan memotong-motong brosur liburan dan melapisi kamar dengan gambar pantai pasir putih dan pegunungan," tulisnya dalam sebuah kolom yang terbit di Escape.

Lizzie telah bekerja untuk sejumlah media selama bertahun-tahun. Pada tahun 2015 ia memutuskan menjadi pekerja lepas, yaitu penulis perjalanan (treveling).

"Saya menghabiskan beberapa tahun berikutnya bepergian ke beberapa bagian terjauh dari planet ini dan menulis tentang mereka untuk publikasi di rumah," tulisnya.

Infografis Kebiasaan Buruk Traveling

Selama bekerja sebagai penulis perjalanan, dia mengaku pernah menyaksikan induk macan tutul salju dan anak-anaknya bermain-main di lereng Gunung Himalaya.

Tetapi ada satu perjalanan yang menurutnya paling berkesan. Itu adalah ketika dia bergabung dengan kapal ekspedisi dalam perjalanan ke pantai timur Greenland yang tidak berpenghuni.

"Kami melihat beruang kutub, rubah kutub, dan muskoxen berbulu lebat; kami memetakan fjord yang belum pernah dikunjungi sejak digunakan oleh pemburu Inuit ratusan tahun silam," tuturnya.

Perjalanan itu mengajari dia arti sebenarnya dari isolasi. Lizzie tidak melihat orang atau kapal lain selama 10 hari. Ia benar-benar berada di luar jangkauan sinyal radio dan satelit.

Pengalaman berharga

Menjadi seorang wanita dalam industri yang didominasi pria membutuhkan sejumlah ketahanan dan kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi. Banyak pelajaran berharga yang dia dapatkan saat traveling dan bekerja.

"Yang paling saya syukuri adalah perjalanan yang memberikan percikan inspirasi untuk novel debut saya, Moonlight and the Pearler's Daughter," ungkapnya.

Selama kunjungan ke Fremantle, Lizzie menemukan sebuah pameran kecil di Museum Maritim. Melihat kisah keluarga pemukim Inggris yang berlayar menyeberang ke Shark Bay, WA, pada abad ke-19 untuk mendirikan industri mutiara.

Lizzie Pook

(Foto: Lizzie Pook)

Perjalanan ke Fremantle, Australia membuat dia menjadi terobsesi dengan industri berbahaya dan cerita tentang hiu, badai, serta bangkai kapal.

Lizzie mengeluarkan sebuah buku hasil petualangannya. Buku itu berisi pengalaman dirinya, beserta dengan kesedihan dan kecintaannya kepada lingkungan.

"Tanpa kesempatan untuk bepergian, saya tidak akan pernah bisa menulisnya dan untuk itu saya akan bersyukur selamanya," katanya di ujung cerita.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini