Share

Maaf, Festival Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang Ditiadakan demi Cegah Kerumunan

Antara, Jurnalis · Kamis 17 Februari 2022 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 16 406 2547887 maaf-festival-imlek-dan-cap-go-meh-di-singkawang-ditiadakan-demi-cegah-kerumunan-BXhqJbBs2m.JPG Pernak pernik Imlek di Singkawang, Kalbar (Foto: Instagram/@festivalcapgomehsingkawang)

WALI KOTA Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), Tjhai Chui Mie mewajibkan semua pengelola tempat wisata untuk menerapkan protokol kesehatan ketat dan pengunjung harus memiliki aplikasi PeduliLindungi ketika akan memasuki tempat wisata.

"Saat ini angka kasus Covid-19 terus naik di Kalbar. Untuk itu, kami mengimbau kepada semua pengelola tempat wisata untuk menerapkan aplikasi PeduliLindungi dan memberlakukan protokol kesehatan ketat di tempat wisata," kata Tjhai Chui Mie.

Menurutnya, hal itu juga sesuai dengan apa yang diinstruksikan oleh Kementerian Kesehatan maupun Gubernur Kalbar.

Pemkot Singkawang mewajibkan pengelola wisata untuk memeriksa dengan pasti aplikasi PeduliLindungi dari setiap pengunjung yang akan masuk ke tempat wisata, sehingga hanya masyarakat yang sudah vaksin dua kali yang bisa masuk.

Cap Go Meh di Pontianak

Ia menambahkan, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Singkawang, pihaknya tahun ini kembali meniadakan kegiatan Festival Imlek dan Cap Go Meh untuk menghindari kerumunan.

"Kalau ritualnya atau ritual tolak bala' di wilayah masing-masing silakan, kalau festivalnya tidak ada," tuturnya.

Sebelumnya, Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo juga mengatakan berdasarkan hasil rakor lintas sektoral dalam rangka pengamanan Tahun Baru Imlek 2573 dan Cap Go Meh 2022, semua pihak, termasuk yang akan melakukan peribadatan, pemerintah, TNI, Polri dan pemangku kepentingan terkait sepakat bahwa kegiatan yang sifatnya festival atau arak-arakan, sementara masih ditiadakan karena pandemi masih berlangsung.

Menurutnya, teknis perayaan Imlek sama seperti tahun 2021, yakni peribadatan hanya dilaksanakan di rumah atau kelenteng masing-masing.

"Artinya tidak ada kegiatan yang sifatnya ritual di tengah jalan atau arak-arakan," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini