Share

Bukan Jakarta, Ini Kota Terbaik untuk Main Game Online di Indonesia

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 18 Februari 2022 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 18 408 2549352 bukan-jakarta-ini-kota-terbaik-untuk-main-game-online-di-indonesia-tMBiHC7imX.JPG Kota terbaik untuk main game online di Indonesia (Foto: SCMP)

BELUM lama ini ini Opensignal merilis laporan terkait performa operator nasional ketika digunakan untuk main game. Opensignal memadukan memadukan performa semua operator di 44 kota terbesar di Indonesia.

Dengan menggunakan jaringan seluler tersebut, Opensignal menganalisis pengalaman memainkan beragam game smartphone populer, seperti Arena of Valor, PUBG Mobile, Call of Duty, dan Brawl Stars.

Hasilnya, Palangkaraya dan Kalimantan Tengah berada di urutan teratas untuk mendapatkan pengalaman main game smartphone terbaik. Kota Palangka Raya mendapatkan nilai 71,9 dari Opensignal.

Kemudian, disusul Pekanbaru yang memperoleh skor 71,1 dan Banda Aceh 70,1. Menurut Opensignal, ketiga daerah ini masuk dalam kategori peringkat Lumayan.

Itu artinya, para gamers di tiga kota tersebut bisa merasakan pengalaman main game di tingkat 'sedang', di mana mayoritas pemain mengalami delay antara tindakan mereka dan hasilnya dalam game.

Kualitas 'lumayan' juga terjadi di 18 kota lainnya, yang mencakup beberapa pusat kota dengan penduduk padat, seperti Tangerang Selatan (67,9) dan Medan (67,8) yang masuk dalam 10 besar.

Sementara itu, Bekasi menempati urutan ke-16 dengan skor 66,4 dan disusul Jakarta yang berada di posisi 17 dengan raihan angka 65,6.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sementara pada daftar terbawah dalam kategori lumayan terdapat daerah, seperti Depok, Palembang, Sumatera Selatan, dan Kota Tangerang. Opensignal juga merangkum daerah yang masuk dalam kategori buruk untuk bermain game.

Daftar ini diisi oleh kota Jambi di posisi teratas dengan skor 64,9. Lalu ada Bandung (62,9), Surabaya (58,8) dan kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (53,1).

Ini menunjukkan pengalaman main game smartphone di Indonesia masih memiliki ruang yang cukup untuk perbaikan, dan bagi mayoritas pengguna, bermain game multiplayer dengan jaringan seluler kadang terasa sangat berat.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini