Share

Bocah 8 Tahun Tewas Terjun Bebas di Ketinggian 15 Meter saat Main Perosotan Air

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Minggu 20 Februari 2022 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 19 406 2549773 bocah-8-tahun-tewas-terjun-bebas-di-ketinggian-15-meter-saat-main-perosotan-air-rXHe1NnOO6.JPG Bocah tewas terjun bebas dari perosotan air yang sudah dibongkar (Foto: Newsflash)

SEORANG anak laki-laki tewas setelah jatuh 15 meter dari seluncuran air yang telah dibongkar. Davi Lucas de Miranda (8) tidak menyadari bahwa sebagian seluncuran air itu sudah dihancurkan.

Dikenal sebagai 'The Volcano', wahana ini terdiri dari empat seluncuran air yang keluar dari replika puncak gunung berapi.

Keluarga Davi menilai pihak taman itu telah lalai. “Putra saya adalah anak yang luar biasa, penuh rencana, anak yang sangat rajin belajar,” katanya dilansir dari The Sun.

“Dia hanya ingin bermain. Tapi dia tidak akan pernah kembali. Itu sangat menyakitkan,” tambah pihak keluarga.

Davi berada di DiRoma Acqua Park, Caldas Novas, bersama ayahnya dan saudara lelakinya berusia satu tahun. Namun bocah itu menyelinap pergi kamar mandi sendirian.


Ia berhasil masuk melalui gerbang atraksi, yang hanya memiliki selotip di atasnya, meskipun sisanya dipagari.

Tiga dari seluncuran dilaporkan telah dibongkar sebagian, dengan bagian pipa panjang yang dilepas. Tapi bagian yang dibongkar tidak terlihat di awal perjalanan.

Setelah meluncur turun dari perosotan, dia jatuh hampir 15 meter sebelum menabrak struktur kayu dan logam. Ia kemudian berguling ke kolam sedalam 71 meter. Davi dibawa ke rumah sakit tetapi sayangnya nyawanya tidak tertolong.

Ayah Davi, Luciano, mengatakan kepada situs web UOL Brasil, bahwa putranya telah merengek untuk membawanya ke taman air.

“Saya memberi tahu Davi bahwa kami akan pergi keesokan harinya, tetapi dia benar-benar ingin pergi,” kata Luciano.

“Saya memperingatkannya bahwa kami harus tinggal sebentar dan dia mengatakan kepada saya 'Saya sangat ingin pergi ke taman'.

“Jadi kami pergi dengan kereta dorong bersama putra saya yang berusia satu tahun dan dia,” tambahnya.

Luciano melanjutkan, “Ia terbiasa turun seluncuran. Semuanya terjadi sangat cepat.

Keluarga Davi menyalahkan pihak taman karena membiarkan anaknya meluncur di wahana yang ternyata sudah dibongkar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini