Share

7 Kota Paling Cepat Tenggelam di Seluruh Dunia, Jakarta Masuk Daftar!

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Rabu 23 Februari 2022 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 23 408 2551575 7-kota-paling-cepat-tenggelam-di-seluruh-dunia-jakarta-masuk-daftar-kwkjRcOo0r.JPG 7 kota paling cepat tenggelam di seluruh dunia, Jakarta masuk daftar (Foto: Mongabay)

7 KOTA paling cepat tenggelam di seluruh dunia ini patut diwaspadai penduduknya. Peradaban manusia memang tampak semakin maju dari waktu ke waktu. Di samping itu, manusia juga memiliki ancaman serius dengan adanya kenaikan permukaan laut.

Beberapa kota di seluruh dunia ini sangat rentan tenggelam akibat pemanasan global yang membuat permukaan laut naik. Di mana sajakah kota tersebut? Dikutip dari laman Interesting Engineering, berikut daftar 7 kota paling cepat tenggelam di seluruh dunia.

1. Shanghai, China

Shanghai menjadi salah satu kota paling cepat tenggelam di seluruh dunia. Menurut EcoWatch, kota ini telah tenggelam dengan kecepatan sekitar 1 cm per tahun. Penyebab utama penurunan muka tanah adalah adanya pengambilan air tanah.

Selain itu, kota ini juga telah kehilangan sedimen yang secara alami akan melindunginya. Pasalnya, sungai-sungainya di kota tersebut sudah dibendung dan sebagian besar sedimen telah digunakan sebagai bahan konstruksi.

2. Jakarta, Indonesia

Menurut sebuah penelitian yang disebut 'Kota Tenggelam' oleh Dr. Katherine Kramer, kota paling cepat tenggelam di seluruh dunia adalah Jakarta di Indonesia. Sampai saat ini, sekitar 40 persen wilayah dari kota Jakarta telah mengalami penurunan muka tanah dengan kecepatan 25 cm per tahun. Pasalnya, Jakarta tidak memiliki jaringan air perpipaan yang andal.

Infografis Kota Paling Ramah Sedunia

Selain itu, banyak juga penduduk kota yang membangun serta menggunakan sumur air pribadi secara tak teratur. Ini dapat menyebabkan akuifer bawah tanah menjadi terkuras. Di samping itu, ada juga dua faktor yang membuat kota Tanah Air ini cepat tenggelam, yakni hujan lebat yang secara teratur membanjiri lingkungan kota dan pembangunan gedung yang merusak pondasi kota.

3. Kota Meksiko, Meksiko

Meksiko juga termasuk dalam daftar kota paling cepat tenggelam di seluruh dunia. Ekstraksi air tanah, menurut EcoWatch, menyebabkan tabel air kota turun sekitar 38 cm per tahun di beberapa tempat. Selama 60 tahun terakhir, kota ini sebenarnya telah surut sekitar 9,8 meter atau lebih. Faktor lain yang membuatnya cepat tenggelam adalah fakta bahwa kota itu dibangun di atas danau yang dikeringkan dalam kawah gunung berapi tua.

4. Venesia, Italia

Kota paling cepat tenggelam di seluruh dunia berikutnya adalah Venesia di Italia. Kota ini tenggelam sekitar 1 hingga 2 mm per tahun. Terkenal karena saluran airnya yang luas dan sejarah romantisnya, kota ini dibangun di laguna berlumpur dengan pondasi yang tidak memadai.

Hal ini menyebabkan tanah di bawah kota menjadi padat dari waktu ke waktu. Dikombinasikan dengan kenaikan permukaan laut secara bertahap dari waktu ke waktu, kota ini perlahan-lahan akan direklamasi oleh alam.

5. Lagos, Nigeria

Kota paling cepat tenggelam di seluruh dunia lainnya adalah Lagos di Nigeria. Kota ini dibangun di pantai dan menggabungkan serangkaian pulau. Lagos mengalami drainase yang buruk dan terus-menerus terancam banjir.

Sebuah studi tahun 2012 menunjukkan, kenaikan permukaan laut meski hanya 1 hingga 3 meter akan menjadi bencana besar bagi wilayah tersebut. Di samping itu, populasinya yang besar juga mengonsumsi air tanah dalam jumlah besar setiap tahun. Akibatnya, terjadilah penurunan muka tanah dengan cepat dari waktu ke waktu.

6. Bangkok, Thailand

Kota paling cepat tenggelam di seluruh dunia selanjutnya adalah Bangkok. Faktanya, kota ini bisa berada dalam bahaya serius untuk tenggelam secara permanen dalam dekade berikutnya atau lebih. Saat ini Bangkok telah tenggelam sekitar 2 cm per tahun. Sebuah laporan pemerintah tahun 2015 memperkirakan kota ini kemungkinan akan terendam air sekitar tahun 2030. Penyebab utamanya, seperti kota-kota lain dalam daftar ini, adalah ekstraksi air tanah.

Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah dengan menerapkan Undang- Undang Air Tanah 1977 untuk mencoba membatasi praktik tersebut. Tingkat ekstraksi air tanah telah dikurangi dan air pun dipompa kembali ke bawah tanah. Akan tetapi, tampaknya langkah-langkah ini tidak cukup untuk menyelamatkan kota Meksiko dalam jangka panjang.

7. London, Inggris Raya

Ibu kota Inggris yang terkenal dan ikonik, London, juga menjadi salah satu kota paling cepat tenggelam di seluruh dunia. Sayangnya bagi pejabat kota, masalahnya adalah warisan dari masa lalu prasejarah kota. Selama zaman es terakhir, gletser besar telah menutupi sebagian besar Eropa Utara. Berat mereka mendorong kerak bumi di wilayah Utara seperti Skotlandia, menghasilkan kenaikan yang cukup relatif di daratan ke Selatan. Setelah gletser mencair, kerak bumi "memantul" sehingga Skotlandia naik sekitar 1 mm per tahun.

Di sisi lain, London juga akan tenggelam pada tingkat yang sama. Sebagai upaya pencegahan, pemerintah pun membangun Thames Barrier, sistem penghalang yang dirancang untuk mencegah dataran banjir pada tahun 1984. Thames Barrier diharapkan hanya digunakan 2-3 kali setahun untuk melindungi kota dari one-in-100-year flood atau banjir satu dalam 100 tahun, bahkan saat ini hanya digunakan sekitar 6-7 kali setahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini