Share

Proyek IKN Nusantara Disorot Media Asing, Pemerintah Janji Tak Ganggu Orangutan Kalimantan

Antara, Jurnalis · Jum'at 25 Februari 2022 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 24 406 2552313 proyek-ikn-nusantara-disorot-media-asing-pemerintah-janji-tak-ganggu-orangutan-kalimantan-tAFTZfYkpQ.JPG Habitat orangutan Kalimantan terancam di tengah proyek Ibu Kota Negara baru (Foto: Instagram/@anil_t_prabhakar)

KANTOR Staf Presiden (KSP) memastikan Pemerintah akan melindungi orangutan dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

Tenaga ahli utama KSP, Wandy Tuturoong menanggapi pemberitaan media asing yang mengkhawatirkan masa depan orangutan akan terdampak oleh pembangunan IKN menyatakan kekhawatiran tersebut memang beralasan.

"Dan itu bagian dari kontrol publik yang harus diapresiasi dan diperhatikan oleh Pemerintah,” kata Wandy.

Dijelaskannya, untuk mewujudkan IKN, Pemerintah jauh-jauh hari sudah melakukan berbagai kajian, salah satunya Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) kawasan IKN. Pemerintah juga menyusun berbagai dokumen perencanaan termasuk Rencana Induk Ibu Kota Nusantara dengan konsep Forest City IKN.

Orangutan Kalimantan
(Foto: Instagram/@anil_t_prabhakar)

Kajian tersebut, ujar Wandy, merekomendasikan lima peta jalan pemulihan dan perbaikan lingkungan. Dua di antaranya terkait erat dengan eksistensi orangutan, yakni perbaikan kualitas satwa liar, dan pemulihan ekosistem hutan hujan tropis.

“Jadi bukan cuma orangutan saja sebenarnya yang harus dilindungi di wilayah IKN. Namun juga satwa-satwa liar lainnya, seperti kucing kuwuk, burung migran, buaya muara, macan dahan, lutung, dan penyu,” katanya lagi.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Wandy menyebut, ada dua rekomendasi KLHS yang masuk dalam masterplan IKN, yakni pusat kegiatan primer di timur IKN dan pusat kegiatan sekunder di utara IKN yang berbatasan langsung dengan nondevelopable land, dikhususkan sebagai pusat kegiatan pendidikan, inovasi dan riset dalam bidang konservasi keanekaragaman hayati.

Sedangkan untuk perlindungan dan perbaikan kualitas satwa, kata dia lagi, dibuat koridor satwa artifisial seperti kanopi dan rambu-rambu satwa berdasarkan Permen LHK Nomor 23 Tahun 2019.

“Kami dari Kantor Staf Presiden akan berusaha mengawal rekomendasi ini, agar menjadi bagian tak terpisahkan dari perencanaan dan pembangunan IKN. Kami juga berharap partisipasi masyarakat dan aktivis lingkungan untuk menjaga agar konsep IKN yang green dan sustainable ini benar-benar terwujud,” pungkas Wandy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini