Share

Kangen Seafood Bintan, Turis Singapura: Saya Suka Makan Ketam Sambal

Antara, Jurnalis · Minggu 27 Februari 2022 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 26 406 2553367 kangen-seafood-bintan-turis-singapura-saya-suka-makan-ketam-sambal-zsffYeOjsF.JPG Gubernur Kepri, Ansar Ahmad sambut kedatangan wisatawan Singapura (Foto: Antara)

WISATAWAN mancanegara (wisman) asal Singapura yang datang ke Lagoi, Bintan, Kepri, dengan skema gelembung perjalanan travel bubble mengaku rindu dengan aneka masakan makanan laut seafood di daerah tersebut.

"Saya suka makan ketam sambal," kata seorang wisman asal Singapura bernama Dominic, saat tiba di Terminal Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi.

Dominic yang terakhir kali datang ke Bintan sebelum pandemi Covid-19 melanda, juga sangat menyukai spot olahraga air di perairan Bintan, yang terkenal akan keindahan alam pantai dan birunya air laut.

"Menyenangkan dapat kembali ke Bintan, saya ingin menyelam," ucapnya.

Wisatawan lainnya, Taisie yang pernah beberapa kali datang ke kawasan itu, mengaku bahagia akhirnya bisa kembali ke Bintan, meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Saya senang dengan panorama alamnya, sejuk dan asri," ujarnya.

Kedua wisman negeri jiran tersebut datang ke Lagoi bersamaan dengan 32 wisman lainnya, Jumat 25 Februari 2022. Ini merupakan kedatangan perdana setelah dua tahun pandemi Covid-19.

Kedatangan mereka disambut hangat Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan jajaran. Di pintu kedatangan, para pelancong itu diminta mematuhi protokol kesehatan, mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, scan aplikasi PeduliLindungi, tes PCR, dan setelahnya menuju resort penginapan dengan menggunakan bus khusus.

Wisman tersebut dijadwalkan menginap selama beberapa hari di Bintan. Mereka dapat menikmati berbagai aktivitas di Lagoi, seperti bermain golf hingga olahraga air laut.

"Akhirnya penantian dua tahun travel bubble dapat terwujud. Semoga pelaksanaannya berjalan aman dan lancar," ujar Ansar.

Ia berharap kedatangan wisman dapat terus berlanjut dan bertambah sehingga berdampak terhadap geliat sektor pariwisata di Kepri, khususnya Bintan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini