Share

Airbus Akan Luncurkan Pesawat Komersial Berbahan Bakar Hidrogen Pertama di Dunia

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Senin 28 Februari 2022 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 27 406 2553817 airbus-akan-luncurkan-pesawat-komersial-berbahan-bakar-hidrogen-pertama-di-dunia-YjjpFnzP3c.jpg Airbus akan luncurkan pesawat berbahan bakar hidrogen (CNN Travel)

AIRBUS baru saja selangkah lebih dekat untuk meluncurkan pesawat komersial tanpa emisi pertama di dunia pada 2035. Pembuat pesawat Prancis telah mengumumkan rencana untuk menguji teknologi bahan bakar hidrogen menggunakan versi modifikasi dari salah satu pesawat jet A380, yang dihentikan tahun lalu.

Airbus telah bermitra dengan CFM International, perusahaan patungan antara GE dan Safran Aircraft Engines, dalam program demonstrasi hidrogen yang signifikan.

Melansir dari CNN Travel, Senin (28/2/2022), pabrikan pesawat akan menggunakan tempat uji terbang A380 yang dilengkapi dengan tangki hidrogen cair untuk menguji coba teknologi propulsi pesawat hidrogen masa depan.

 BACA JUGA: 9 Tombol Rahasia di Pesawat Airbus A320 yang Penumpang Wajib Tahu!

Laboratorium penerbangan

"Ambisi kami adalah untuk mengambil pesawat (A380) ini dan menambahkan rintisan di antara pintu belakang di tingkat atas. Ringanan itu akan memiliki turbin gas bertenaga hidrogen di ujungnya," ujar Glenn Llewellyn, wakil presiden pesawat tanpa emisi di Airbus, dalam sebuah video yang diunggah di saluran YouTube Airbus.

 

Dia melanjutkan menjelaskan bahwa pesawat akan dilengkapi dengan penyimpanan hidrogen dan distribusi hidrogen, yang akan memberi makan mesinnya dengan unsur kimia.

Menurut Llewellyn, tujuan dari laboratorium penerbangan adalah untuk mempelajari lebih lanjut tentang sistem propulsi hidrogen di lapangan dan kondisi penerbangan yang sebenarnya, sehingga memungkinkan Airbus melanjutkan rencananya pesawat tanpa emisi hanya dalam waktu satu dekade.

 BACA JUGA: Ingat! Jangan Lakukan Hal Ini di Toilet Pesawat, Akibatnya Fatal

Penerbangan uji saat ini diperkirakan akan berlangsung pada tahun 2026, asalkan semuanya berjalan sesuai rencana. Berita itu muncul lebih dari setahun setelah Airbus meluncurkan tiga konsep berbasis hidrogen di bawah bendera ZEROe.

"Ini adalah langkah paling signifikan yang dilakukan Airbus untuk mengantarkan era baru penerbangan bertenaga hidrogen sejak peluncuran konsep ZEROe kami pada September 2020," kztz Sabine Klauke, chief technical officer Airbus.

"Dengan memanfaatkan keahlian produsen mesin Amerika dan Eropa untuk membuat kemajuan dalam teknologi pembakaran hidrogen, kemitraan internasional ini mengirimkan pesan yang jelas bahwa industri kami berkomitmen untuk mewujudkan penerbangan tanpa emisi," sambungnya.

Terbang tanpa rasa bersalah?

Penerbangan menghasilkan 2,8% emisi CO2 global, dan konsumsi bahan bakar global oleh maskapai komersial mencapai 95 miliar galon pada 2019. Industri penerbangan global telah berjanji untuk memangkas emisi menjadi setengah dari tingkat 2005 mereka pada tahun 2050.

Sejumlah maskapai penerbangan bergerak menuju bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable avturtion fuel/SAF) untuk membantu mengurangi dampak lingkungan dari penerbangan, dengan perusahaan induk British Airways IAG mengungkapkan rencana untuk memberi daya 10% dari penerbangannya dengan SAF pada tahun 2030 dan United Airlines menyelesaikan penerbangan pertama yang berhasil dengan 100% bahan bakar berkelanjutan tahun lalu.

 Ilustrasi

Namun, Airbus melindungi taruhannya pada hidrogen, yang berpotensi mengurangi emisi karbon penerbangan hingga 50%.

"Saya sangat yakin penggunaan hidrogen baik dalam bahan bakar sintetis maupun sebagai sumber daya utama untuk pesawat komersial berpotensi mengurangi dampak iklim penerbangan secara signifikan," kata Guillaume Faury, kepala eksekutif Airbus.

Sementara itu, perusahaan penerbangan ZeroAvia saat ini sedang mengembangkan pesawat berkapasitas 19 tempat duduk yang akan mengoperasikan penerbangan komersial hidrogen-listrik antara London dan Rotterdam mulai tahun 2024.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini