Share

13 Landasan Pacu Pesawat Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 10 Milik Kampung Cristiano Ronaldo

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis · Senin 28 Februari 2022 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 27 408 2553832 13-landasan-pacu-pesawat-paling-berbahaya-di-dunia-nomor-10-milik-kampung-cristiano-ronaldo-nw6a66Jx5V.jpg Bandara Princess Juliana di Sint Marteen punya landasan pacu berbahaya di dunia (Wikipedia)

MUNGKIN sebagian dari Anda pernah merasa pesawat seakan hendak mendarat, namun di menit terakhir akan naik ke ketinggian lalu membuat lingkaran lain. Ya, ada kemungkinan sang pilot sedang melakukan "go-around' atau berkeliling.

Melansir dari Best Life, prosedur ini kerap dilakukan oleh pilot ketika mendekati beberapa landasan pacu pesawat paling berbahaya di dunia. Lantas dimana saja letak landasan paling berbahaya itu?

1. Bandara Princess Juliana, Sint Maarten

Di Sin Maarten terdapat pantai sempit serta pagar pemisah air dari landasan pendek Bandara Princess Juliana. Pesawat yang akan memasuki landasan tersebut harus melakukan pendaratan di ketinggian rendah, di atas pantai Maho.

 BACA JUGA: Tumpukan Koper Tertahan di Bandara, Penumpang Pesawat Marah Dipaksa Menunggu Berjam-jam

2. Bandara Tenzing - Hillary Nepal

Landasan pacu di bandara satu ini sangat pendek dan berada di tanjangan tebing curam di ujungnya. Hanya pesawat kecil dan helikopter yang diizinkan mendarat di Bandara Tenzing - Hillary.

Ilustrasi

 Bandara Tenzing Nepal (Shutterstock)

Bandara pun seringkali ditutup tanpa peringatan lantasan kondisi angin dan awan. Tapi penumpang tak perlu risau karena para pilot sudah terlatih dalam pendaratan serta lepas landas di landasan pendek.

3. Bandara Barra, Skotlandia

Landasan pacu yang ditandai dengan tiang kayu di Bandara Barra Skotlandia tertelak di pantai. Alhasil, pilot hanya bisa mendarat ketika air laut surut.

Jadwal keberangkatan bergantung pada surutnya permukaan air di Teluk Traight Mhor. Ketika terjadi air pasang, tiga landasan pacu di sana akan terendam air.

4. Courchevel Altiport, Prancis

Melakukan pendaratan di Courchevel Altiport dinilai sangat bahaya lantaran banyak terdapat gunung di sekitarnya. Hal ini menyebabkan tidak ada ruang untuk pendekatan go-around sehingga pilot harus siap melakukan percobaan pendaratan pertama.

 BACA JUGA: 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia, Harus Ekstra Hati-Hati!

Saat jarak pandang rendah akibat awan dan kabut, pendaratan juga tak mungkin bisa dilakukan. Pasalnya, dalam kondisi visibilitas baik sekalipun , kesalahan masih bisa terjadi.

5. Bandara Congonhas, Brazil

Pesawat yang mendarat di Bandara Congonhas harus turun dengan hati-hati di atas gedung-gedung tinggi. Di samping bandara ini punya landasan pacu yang pendek, ada pula masalah lain seperti kondisi licin. Sudah banyak kecelakaan mematikan yang terjadi di sana sejak bandara dibuka pada tahun 1936 silam.

 

6. Bandara Juancho E. Yrausquin, Saba

Bandara Juancho E. Yrausquin, Saba dikatakan sebagai landasan komersil terpendek di dunia karena hanya sepanjang 1.300 kaki. Landasan pacu di sana dikelilingi oleh tebing berbatu pada semua sisi yang mengharuskan pilot berhenti sesaat setelah mendarat.

7. Bandara Tioman, Malaysia

Landasan pacu yang pendek pada Bandara Tioman membuatnya cukup mengerikan. Pilot harus melewati beberapa pegunungan dan kemudian berbelok tajam untuk bisa mendarat di landasan pacu yang sejajar dengan pantai ini.

8. Bandara Toncontin, Honduras

Pendekatan ke Runway 02 di Bandara Toncontin disebut sangat bahaya karena membutuhkan tikungan tajam dan pendaratan yang curam. Pada 2007 silam, bandara ini bahkan dalam kondisi lebih bahaya.

Sebagian besat lereng bukit di dekatnya diratakan dan landasan pacu diperpanjang. Meski begitu, landasan dinilai sangat pendek dibandingkan landasan internasional lain.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

9. Bandara Paro, Bhutan

Bandara Paro dikelilingi oleh pegunungan Himalaya yang menjulang tinggi. Hal ini pula yang membuat pendekatan menuju bandara ini dinilai sangat menantang.

Bukan hanya puncaknya yang tinggi sehingga membuat pendaratan sangat rumit, tapi juga angin kencang di lembah menjadi satu masalah lain. Pilot harus ekstra hati-hati saat melewati celah gunung dan puncak rumah-rumah yang berada di dekat landasan.

10. Bandara Madeira, Portugal

Bandara Madeira memiliki lokasi di tepi sungai sehingga terdapat angin kencang serta pendaratan bergelombang. Tak sembarang pilot boleh melakukan pendaratan di sana.

Pilot harus lulus pelatihan lanjutan tentang simulator penerbangan jika ingin mendarat di Bandara Madeira, kampung halaman bintang Manchester United Cristiano Ronaldo.

Ilustrasi

11. Bandara Telluride Regional, Colorado

Bandara Regional Telluride adalah bandara paling berbahaya di Amerika Serikat. Bandara tersebut memiliki hanya 1.000 kaki landasan pacu dan tebing curam di setiap ujungnya. Hal ini membuat pulot perlu dibekali keterampilan tak main-main untuk menghentikan pesawat sebelum mencapai ujung landasan pacu.

12. Bandara Gibraltar International, British Territory

Landasan pacu di Bandara Gibraltar bersinggungan dengan Winston Churchill Avenue, jalan raya utama daerah tersebut. Keuntungannya adalah landasan pacu jadi cukup panjang, tetapi lalu lintas haru dihentikan tiap jali pesawat mendarat atau lepas landas.

Di samping itu, angin kencang dari pegunungan akan melanda di musim dingin. Hal ini juga mampu membawa kesulitan tersendiri bagi pesawat.

13. Bandara Gisborne, New Zealand

Bandara Gisborne adalah satu-satunya bandara di dunia yang memiliki jalur kereta api melintasi landasan pacu utama. Kereta api dan pesawat berpotongan sepanjang hari dan diatur oleh pengontrol lalu lintas udara yang memberi sinyal agar kereta pergi setelah pesawat mendarat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini