Share

Pesona Desa Wisata di Balik Sirkuit Mandalika

Karina Asta Widara , Jurnalis · Senin 28 Februari 2022 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 28 25 2554061 pesona-desa-wisata-di-balik-sirkuit-mandalika-MAHGyAFmPn.jpg Foto: Dok Okezone

Sudah jauh-jauh mengunjungi Mandalika, terlalu sayang jika usai menyaksikan MotoGP 2022, kemudian langsung kembali ke kota asal. Mandalika, atau Nusa Tenggara Barat secara keseluruhan memiliki pesona desa wisata yang wajib dikunjungi.

Ya, desa wisata. Desa wisata di sekitar Mandalika mempunyai unsur tradisi yang kuat dan pemandangan yang indah. Jika tidak percaya, coba simak beberapa desa wisata berikut ini.

Desa Sade

 

Salah satu sudut Desa Sade di mana aktivitas sehari-hari warga setempat seperti menenun kain bisa disaksikan di sini. (Foto: Barry Kusuma)

Desa adat yang ditempati oleh sebagian Suku Sasak ini masih mempertahankan bangunan tradisionalnya yang terbuat dari bambu dan ijuk. Uniknya, bagian lantai rumah adat di Desa Sade menggunakan pelapis dari kotoran kerbau untuk memperkuat struktur lantai dan mengusir nyamuk.

Jika berwisata di desa ini, Anda bisa berfoto dengan penduduk setempat atau menyaksikan aktivitas sehari-hari warga setempat seperti menenun kain. Kain-kain tenun cantik khas Lombok bisa Anda dapatkan di sini sebagai suvenir. Atau, bisa juga Anda belajar menenun kain khas Lombok dari masyarakat setempat sambil mengobrol ringan.

Desa Sukarara

Desa yang kondang dengan kain tenun tradisional selain Desa Sade adalah Desa Sukarara. Berlokasi di kawasan Lombok Tengah, Desa Sukarara menghadirkan atraksi wisata dengan kearifan lokal masyarakat yang tengah menenun kain.

Ini karena anak perempuan di Desa Sukarara diwajibkan untuk bisa menenun kain sendiri. Keahlian menenun kain juga menjadi persyaratan unik bagi anak perempuan yang telah dewasa agar bisa menikah.

Menariknya, kain tenun khas Desa Sukarara tampil cantik. Ini karena benang yang digunakan adalah benang katun, sutera, sutera emas dan benang sutera perak. Bahan pewarna yang digunakan pewarna alami seperti warna coklat kemerahan dari pohon mahoni, warna coklat muda dari batang jati, warna coklat tanah dari biji asam, warna coklat tua dari batang pisang busuk, dan warna ungu dari kulit manggis dan anggur. Tidak heran, jika kain tenun khas Desa Sukarara sangat disukai wisatawan mancanegara.

Desa Banyumulek

 

 Kerajinan tangan khas warga setempat. (Foto: Barry Kusuma)

Mungkin tidak banyak yang tahu, hasta karya khas Lombok tidak hanya kain tenunnya saja. Lombok juga dikenal akan kerajinan gerabahnya yang unik dan cantik. Kerajinan gerabah ini bisa Anda temukan terutama di Desa Banyumulek.

Bayangkan saja, mayoritas masyarakat Desa Banyumulek bekerja sebagai pengrajin gerabah. Berbagai hiasan rumah ataupun peralatan sehari-hari dari gerabah yang berwarna-warni bisa Anda temukan dalam bentuk yang menawan.

Serunya lagi, Anda bisa menyaksikan proses pembuatan hasta karya ini di Desa Banyumulek. Tentunya ini akan menjadi pengalaman unik tersendiri.

Desa Gili Gede

Berbeda dengan desa-desa wisata sebelumnya yang kental dengan suasana tradisional, Desa Gili Gede merupakan desa di sebuah pulau yang mempunyai pemandangan yang indah. Sebagian masyarakat di Desa Gili Gede bukanlah masyarakat Suku Sasak, tetapi ada juga pendatang dari Bali dan Bugis.

Mata pencaharian utama di Desa Gili Gede adalah nelayan. Jadi, Anda pun bisa menyaksikan aktivitas warga setempat yang hendak berlayar atau berlabuh di tepi pantai. Pantai di Desa Gili Gede dikenal memiliki ombak yang tenang. Anda pun akan betah berlama-lama di sana.

Desa Sembalun

 

Momen menikmati view hamparan petak sawah hijau kecokelatan di Desa Sembalun sungguh membuat waktu seakan berhenti sejenak. (Foto: Barry Kusuma)

Beranjak menuju ke sekitar kawasan Gunung Rinjani. Di kaki Gunung Rinjani, Anda akan menemukan desa yang memiliki pemandangan luar biasa, yaitu Desa Sembalun.

Latar pegunungan menghijau yang menjulang dengan langit biru cerah bisa Anda nikmati setiap hari di Desa Sembalun. Ditambah lagi dengan hamparan petak-petak sawah yang hijau kecokelatan, pemandangan di sekitar Desa Sembalun sungguh juara.

Desa Bilebante

 

Hamparan sawah Indah menjadi pemandangan di Desa Bilebante (Foto : Wonderfulimage/Azhari Setiawan)

Pemandangan desa yang indah lainnya bisa Anda temukan di Desa Bilebante. Suasana alamnya sungguh asri. Area persawahan yang menghampar luas dengan kawasan hijau di sekitarnya sungguh memanjakan mata.

Anda bisa bersepeda di sekitar persawahan sambil menikmati hembusan udara yang bersih dan segar. Selain itu Anda juga bisa trekking di sekitaran desa yang diiringi sapaan penduduk yang ramah. Desa ini merupakan desa wisata sehat, dan sedang mengembangkan pariwisata berbasis kesehatan. Tidak ada salahnya Anda mencoba atraksi yang ditawarkan desa wisata di Bilebante yaitu merasakan sensasi SPA di tengah hamparan sawah atau kuliner di tengah sawah bisa Anda rasakan.

Tidak hanya pemandangan indah, Desa Bilebante juga dikenal memiliki penganan tradisional yang sedap. Makanan tradisional ini terbuat dari olahan rumput laut, yang menarik desa ini yaitu mengembangkan pengolahan rumput laut di sawah. Jadi, sempatkan membeli buah tangan dari Desa Bilebante.

Masih banyak lagi destinasi dan atraksi yang dihadirkan desa wisata di sekitar Mandalika dan Lombok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat ini terus berupaya mengembangkan potensi yang ada di desa. Di antaranya, Desa Mekarsari, Desa Senaru, Desa Penujak, Desa Kembang Kuning, Desa Tetebatu, Desa Seruni Mumbul, dan Desa Sesaot. Masih ada puluhan desa lain yang difokuskan sebagai desa wisata dan pengembangan ekonomi kreatif.

Menparekraf Sandiaga Uno juga mendorong program homestay di semua desa wisata untuk mendukung wisatawan lokal maupun internasional yang akan berkunjung untuk menonton event MotoGP 2022. Diharapkan program homestay di desa wisata dapat menawarkan pengalaman dengan tempat penginapan yang kental akan tradisi masyarakat Lombok.

“Penyediaan homestay ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan akomodasi wisatawan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat, dan diharapkan mampu mendorong pemulihan sektor pariwisata di Lombok,” kata Sandi.

#WonderfulIndonesia tidak hanya terkenal dengan kekayaan alamnya saja, tapi kental akan budaya lokal. Contohnya bisa kita lihat di Nusa Tenggara Barat yang memiliki segudang desa wisata. Tidak lupa, sempatkan diri membeli kearifan budaya lokal lewat seni kerajinan tangan masyarakat setempat seperti kerajinan tenun, gerabah, camilan tradisional, atau Anda juga bisa membeli mutiara asli Lombok yang berkualitas tinggi. Tentunya tidak sekadar berbelanja, dengan membeli oleh-oleh berarti Anda juga turut mendukung perekonomian masyarakat di sekitar daerah wisata.

Jika Anda ingin banyak tahu seputar atraksi dan ekonomi kreatif desa wisata yang ada #DiIndonesiaAja follow akun IG @pesonaid_travel atau kunjungi website www.indonesia.travel. Ikuti pula keseruan Pesona Punya Kuis (PUKIS) untuk mendapatkan merchandise Wonderful Indonesia dan hadiah jutaan rupiah diundi setiap minggunya. Meskipun sudah vaksin, patuhilah protokol kesehatan dengan disiplin menerapkan 6M, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas, dan menghindari makan bersama agar jalan-jalan ke desa wisata di Mandalika tetap sehat, aman dan nyaman.

(CM)

(Wid)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini