Share

Sandiaga Tegaskan Turis Rusia dan Ukraina Tetap Bisa Berwisata ke Indonesia

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 01 Maret 2022 20:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 01 406 2554880 sandiaga-tegaskan-turis-rusia-dan-ukraina-tetap-bisa-berwisata-ke-indonesia-NxsrHktCH7.jpg Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa wisatawan dari Rusia dan Ukraina masih bisa berwisata ke Indonesia terutama Bali, meskipun kedua negara sedang terlibat perang.

Pemerintah Indonesia kini terus menghidupkan kembali pariwisata. Penerbangan yang mengangkut wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia masih terkendali, belum terganggu dengan perang Rusia versus Ukraina.


Menurut Sandiaga, Rusia dan Ukraina merupakan pasar yang sangat potensial bagi pariwisata di Indonesia.

“Sebetulnya kami juga sedang menggarap pasar-pasar Ukraina dan pasar Rusia, karena potensi yang selama ini permintaan untuk berlibur di Bali. Baik dari segi kategori lama tinggal di Bali maupun kualitas dari belanjanya. Ini salah satu yang memiliki prospek yang sangat baik,” ujar Sandiaga dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Selasa (1/3/2022).

Sandiaga mengakui bahwa konflik Rusia dan Ukraina akan memengaruhi dari segi skedul, maupun kepastian serta keamanan para wisatawan kedua negara tersebut.

Sandiaga bilang, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, khususnya mengenai penerbangan dari Moskow ke Bali karena kebanyakan turis dari Rusia dan Ukraina banyak datang ke Pulau Dewata tersebut.


“Kami terus berkoordinasi, saya juga masih berkomunikasi dengan sama rekan-rekan yang lagi mengurus rencana penerbangan langsung Moskow-Bali atau Moskow-Denpasar. Namun tentunya ini semua akan kita evaluasi dari hari ke hari,” terangnya.

Selain itu Kemenparekraf dan Kementerian Luar Negeri pun terus berusaha, agar konflik antara Rusia dan Ukraina ini tidak akan berdampak ataupun mengganggu terhadap pemulihan pariwisata di Indonesia yang saat ini tengah disusun agar bangkit kembali pasca pandemi.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini