Share

Punya Teknik Mematikan, Laba-Laba Ini Bisa Memangsa Habis Kelelawar Besar Sendirian

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Jum'at 04 Maret 2022 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 03 406 2555738 punya-teknik-mematikan-laba-laba-ini-bisa-memangsa-habis-kelelawar-besar-sendirian-mV1Fc21ADe.JPG Laba-laba janda palsu atau false window spider (Foto PA via Daily Mail)

SEBUAH fenomena langka berhasil dibagikan oleh ilmuwan Irlandia. Seekor laba-laba janda palsu atau the false widow spider, tertangkap memakan kelelawar yang terjerat di jaringnya.

Melansir dari Daily Mail, Jumat (4/3/2022), penampakan unik ini terjadi di Shropshire utara, Inggris. Pada dua hari berturut-turut di Juli 2021, kelelawar pipistrelle yang tinggal di loteng ditemukan terjerat di bawah pintu masuk.

 BACA JUGA: Ngilu, Wanita Belia Tertusuk High Heels saat Usir Laba-Laba di Dinding

Kelelawar pertama sudah mati dan tidak bisa bergerak sama sekali, dengan anggota tubuhnya dijepit erat dengan sutra. Hewan itu tampak sedikit layu dan berubah warna karena laba-laba memakan sisa-sisanya.

Kelelawar dewasa kedua yang jauh lebih besar juga ditangkap dan terjerat dalam jaring. Tetapi karena masih hidup, kelelawar masih bisa diselamatkan dari jaring dan dilepaskan.

 

Menurut para ahli, kemungkinan laba-laba tidak akan memakan seluruh kelelawar, tetapi memakannya sampai kenyang.

Para ilmuwan mengklaim peristiwa itu menandai pertama kalinya anggota keluarga laba-laba Theridiidae tercatat memangsa kelelawar di dunia.

 BACA JUGA: Bisakah Bali Menjadi Destinasi Wisata Berkelanjutan Seperti Maldives?

Fenomena ini juga menandai pertama kalinya spesies laba-laba janda palsu terekam memangsa mamalia.

“Laba-laba janda palsu, seperti kerabat dekat laba-laba janda hitam, memiliki teknik menangkap mangsa yang luar biasa dan racun yang sangat kuat,” kata Aiste Vitkauskaite, peneliti di National University of Ireland Galway di Irlandia.

“(Ini) memungkinkan mereka untuk menangkap mangsa vertebrata kecil yang berkali-kali lebih besar dari laba-laba itu sendiri dengan sangat mudah.”

Laba-laba memiliki racun neurotoksik yang bekerja cepat. Racun the false widow spider dapat menyebabkan kelumpuhan neuromuskular pada vertebrata darat.

Berasal dari Madeira dan Kepulauan Canary, laba-laba janda palsu ini berpotensi menjadi salah satu spesies laba-laba paling invasif di dunia.

 Ilustrasi

Selain berpotensi membahayakan satwa liar asli, laba-laba janda palsu dikenal memiliki gigitan yang menyakitkan, dan telah menyebabkan gejala ringan hingga parah pada manusia yang digigitnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini