Share

Dilarang Terbang ke Banyak Negara, Maskapai Rusia Pilih Kandangkan Pesawatnya

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Jum'at 04 Maret 2022 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 03 406 2555784 dilarang-terbang-ke-banyak-negara-maskapai-rusia-pilih-kandangkan-pesawatnya-SyAa57u8Cz.jpg Pesawat Aeroflot (Reuters)

MASKAPAI penerbangan utama Rusia, Aeroflot akan mengandangkan sebagian besar armadanya setelah dunia melarang pesawatnya terbang dii wilayah udara mereka sebagai hukuman atas invasi ke Ukraina.

Melansir dari News.com.au, maskapai Aeroflot mengatakan pada Minggu malam, mereka menangguhkan penerbangan ke Eropa setelah Uni Eropa menutup wilayah udaranya untuk semua pesawat Rusia.

Pengumuman itu muncul bahwa mereka akan menutup wilayah udaranya untuk penerbangan Rusia, menambah serangkaian sanksi yang dikenakan pada Rusia atas serangannya terhadap Ukraina.

 BACA JUGA: Rusia Larang Penerbangan dari 36 Negara, Berikut Daftarnya

“Aeroflot menangguhkan penerbangan jaringan rute Eropa mulai 28 Februari 2022 hingga pemberitahuan lebih lanjut,” kata perusahaan itu di situsnya.

Larangan wilayah udara UE melarang semua pesawat Rusia ke atau di atas UE, termasuk jet pribadi. Langkah itu mengkonsolidasikan apa yang sudah de facto sebagian besar di tempat, dengan banyak dari 27 negara Uni Eropa telah secara individual mengumumkan penutupan wilayah udara untuk penerbangan Rusia.

Sebagai tanggapan, Rusia melarang penerbangan dari sejumlah negara, seperti Inggris, Latvia, Lithuania, Estonia, Slovenia, Bulgaria, Polandia, dan Republik Ceko.

Negara-negara lain di luar Eropa juga telah mengambil tindakan terhadap Aeroflot dengan Flight Radar, sistem pelacakan penerbangan yang menunjukkan sejumlah pesawat maskapai itu kembali ke Rusia dengan tajam.

 BACA JUGA: 7 Situs Warisan Dunia UNESCO di Ukraina, Negara yang Lagi Diserang Rusia

Amerika Serikat telah meminta warganya di Rusia untuk mempertimbangkan segera pergi, karena maskapai komersial terus membatalkan penerbangan di negara itu.

“Semakin banyak maskapai membatalkan penerbangan masuk dan keluar dari Rusia, dan banyak negara telah menutup wilayah udara mereka untuk maskapai Rusia,” kata kedutaan AS di Moskow dalam sebuah pernyataan.

Ia meminta warganya untuk mempertimbangkan segera meninggalkan Rusia melalui opsi komersial yang masih tersedia. Namun, kedutaan AS mengatakan bahwa Washington tidak mengubah travel advisory ke Rusia.

Ini menerapkan peringatan Level 4 "Jangan Bepergian" terhadap Rusia pada bulan Januari saat ketegangan di Ukraina meningkat. Kanada juga telah menutup wilayah udaranya untuk semua operator Rusia sebagai protes atas invasi Rusia.

"Kami akan meminta pertanggungjawaban Rusia atas serangan tak beralasannya terhadap Ukraina," kata Menteri Transportasi Omar Alghabra.

 Ilustrasi

Penutupan itu yang segera berlaku menyelaraskan Kanada dengan sebagian besar negara-negara Eropa.

Meskipun tidak ada penerbangan langsung antara bandara Kanada dan Rusia, keputusan negara terbesar kedua di dunia, dapat secara serius memperumit penerbangan maskapai Rusia Aeroflot ke atau dari AS, serta ke negara lain di wilayah selatan.

Setiap penerbangan yang dimiliki, disewa atau digunakan kepentingan Rusia, termasuk penerbangan pribadi, kini dilarang dari langit Kanada.

Inggris melarang penerbangan Aeroflot pada Kamis, yang pertama melakukannya. Tidak ada penerbangan dari Rusia yang tiba pada Minggu di bandara utama AS di Washington, Baltimore, New York, Los Angeles, dan Chicago.

Delta Airlines pada Jumat juga menangguhkan pengaturan berbagi kode dengan Aeroflot. (sal)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini