Share

8 Budaya Indonesia yang Pernah Dicuri Malaysia, Bikin Jiwa Nasionalisme Auto Membara

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Senin 07 Maret 2022 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 07 406 2557324 8-budaya-indonesia-yang-pernah-dicuri-malaysia-bikin-jiwa-nasionalisme-auto-membara-CTvy0PRKN4.JPG Wayang kulit, salah satu warisan budaya Indonesia yang pernah diklaim Malaysia (Foto: Instagram/@sanggar_wayang_yudhistira)

8 BUDAYA Indonesia yang pernah dicuri oleh Malaysia. Keanekaragamanan suku bangsa, bahasa, etnis dan budaya yang dimiliki Indonesia memberikan pengaruh serta peranan besar sekaligus menjadi dasar ketahanan nasional serta pemersatu bangsa.

Selain itu, warisan budaya juga telah menjadi ciri dan identitas bangsa Indonesia. Hanya saja keberagaman warisan yang ada acap kali menjadi objek klaim yang membuat hubungan Indonesia dengan Malaysia memanas.

Adapun kasus terbaru berkaitan tentang kolaborasi Adidas dengan Desainer Malaysia Jaemy Choong. Adidas Singapura membagikan desain sepatu seri terbaru yang bertema wayang kulit dan ditulis sebagai warisan Malaysia.

Tak butuh waktu lama, warganet kemudian menumpahkan kekesalannya karena Adidas Singapura mengklaim wayang kulit berasal dari Malaysia. Adidas Singapura pun akhirnya minta maaf setelah diprotes warganet Indonesia.

Lantas, budaya apa saja yang pernah menjadi objek klaim Malaysia? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan berikut ini.

Wayang Kulit

Warisan budaya yang kental dengan unsur magis satu ini termasuk budaya Indonesia yang berasal dari pulau Jawa. Tahukah kamu bahwa kebudayaan wayang kulit pernah diklaim Malaysia sebagai kebudayaan mereka?

Malaysia beranggapan, banyaknya perantau yang sudah menetap dan mempertunjukan wayang kulit di Malaysia menjadikan wayang kulit sebagai kebudayaan mereka.

Negara ASEAN penghasil wanita cantik

Akhirnya, klaim Malaysia pun terbantahkan sejak 27 November 2003, di mana UNESCO mengakui bahwa wayang kulit sebagai warisan budaya asli Indonesia.

Batik

Batik menjadi salah satu budaya Indonesia yang ikonik. Bagaimana tidak? Setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas batik sendiri-sendiri. Maka tak heran, batik menjadi warisan budaya asli Indonesia. Namun, siapa sangka jika Batik juga pernah diklaim oleh Malaysia.

Hingga pada akhirnya Indonesia melayangkan notes keberatan kepada negara tersebut sekaligus mendaftarkan batik ke UNESCO pada 3 September 2008. Adapun pengakuan yang sah sendiri, bahwa batik adalah warisan budaya Indonesia baru didapat pada 2 Oktober 2009.

Reog Ponorogo

Dari namanya saja sudah tahu bahwa Reog Ponorogo merupakan budaya asli dari Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia. Meski begitu, tetap saja Malaysia mengklaim bahwa Reog Ponorogo merupakan kebudayaan mereka.

Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato' Zainal Abidin Mahamad Zain kemudian meluruskan tak pernah mengklaim kesenian-kesenian asal Indonesia. Reog Ponorogo masuk Malaysia dibawa para pendatang.

Angklung

Siapa yang tak kenal dengan alat musik asli Tanah Pasundan, Jawa Barat, Indonesia? Angklung menjadi salah satu alat musik yang turut serta menjadi objek klaim Malaysia.

Lagi-lagi UNESCO mentasbihkan Indonesia sebagai pemilik asli dari alat musik berbahan bambu itu. Terlebih, UNESCO telah mengakui angklung sebagai Warisan Budaya Dunia, dan masuk dalam daftar Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.

Tari Pendet dan Tari Piring

Sebagaimana diketahui, Tari Pendet merupakan tarian khas masyarakat Bali, Indonesia. Pun demikian dengan Tari Piring menjadi tarian kesenian dari masyarakat Sumatera Barat. Keelokan kedua tarian ini pun pernah diklaim negara lain.

Kuda Lumping

(Foto: Instagram/@seniman_jaranan_tanah_bumbu)

Kuda Lumping

Pencurian kebudayaan asli Indonesia terus berlanjut, dan objek klaim selanjutnya menimpa kebudayaan Kuda Lumping. Pemerintah Malaysia beralasan Kuda Lumping jadi bagian budayanya karena banyak orang-orang Jawa yang menetap di Malaysia mewariskan budaya tersebut kepada anak-anaknya di sana.

Dengan adanya hal itu, semestinya meneguhkan rakyat Indonesia untuk melestarikan dan memertahankannya, agar ke depan tidak ada lagi klain dari negara lain atas warisan budaya Indonesia.

Lagu Rasa Sayange

Lagi-lagi Malaysia ditengarai melakukan penjajahan terhadap kebudayaan Indonesia dengan kembali mengklaim salah satu lagu daerah asli Indonesia. Lagu 'Rasa Sayange' yang notabene merupakan lagu daerah Maluku menjadi objek klaim.

Bahkan dalam sebuah iklan pariwisata lagu rasa sayange sempat digunakan dan memancing kemarahan rakyat Indonesia.

Untungnya, Malaysia segera meredakan kemelut tersebut dan mengakui bahwa lagu rasa sayange merupakan warisan budaya Indonesia.

Rendang

Malaysia lagi-lagi mengklaim beragam kebudayaan Indonesia. Penjajahan kebudayaan Indonesia oleh Malaysia tidak hanya kebudayaan, tapi juga makanan. Salah satu makanan khas Padang, Sumatera Barat yakni Rendang pernah diklaim Malaysia.

Sehingga pada tahun 2013, Rendang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak benda Indonesia oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Rendang juga menempati posisi ke-11 sebagai makanan terenak di dunia pada 2011 dan 2021.

Demikian 8 budaya Indonesia yang pernah diklaim atau dicuri Malaysia. Sebagai warga negara yang baik hendaknya kita merawat dan melestarikan kebudayaan yang telah ada sejak dulu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini