Share

Dorong Pelaku Ekraf di Majalengka Bangkit, Sandiaga Curhat Masa Sulit Krisis Moneter 1997

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 09 Maret 2022 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 08 406 2557944 dorong-pelaku-ekraf-di-majalengka-bangkit-sandiaga-curhat-masa-sulit-krisis-moneter-1997-RZSEsxYAeB.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Dok. Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat akan terus didorong untuk senantiasa berinovasi dan menggali kreativitas. Sehingga dapat menghasilkan karya yang sesuai dengan tren dan minat masyarakat.

"Pengalaman saya sebagai pengusaha bahwa saat-saat untuk bangkit itu adalah di pengujung krisis. Karenanya jangan sampai kehilangan momentum. Ide, inovasi baru perlu diimplementasikan," ucap Sandiaga dalam keterangan resminya saat Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan Kota Majalengka, Kab/Kota Kreatif Indonesia (KaTa Kreatif Indonesia) di Jatiwangi Art Factory, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Sandiaga memberi contoh, ketika dirinya memulai usaha saat krisis tahun 1997 terjadi. Saat itu ia memulai usaha dengan tiga orang karyawan, namun akhirnya terus tumbuh hingga kini membuka lapangan kerja bagi lebih dari 30 ribu karyawan.

Menparekraf Sandiaga Uno

(Foto: Kemenparekraf)

Selain pandemi, kata dia, juga yang diharapkan dapat terus membaik dalam waktu dekat, pelaku ekonomi kreatif juga harus dapat memanfaatkan momentum karena ekonomi kreatif dinilai akan menjadi sumbu ekonomi baru pascapandemi.

Sandiaga menjelaskan, tahun-tahun ke depan ini adalah tahun momentum kebangkitan para pelaku ekonomi kreatif (ekraf).

Pelaku ekraf di Majalengka harus melihat bukan hanya secara nasional, tetapi juga go international seperti sesuai arahan Presiden bahwa perlu mempersiapkan ekonomi baru. "Dan ekonomi baru pascapandemi itu adalah berbasis ekonomi kreatif," ujarnya.

Lebih lanjut, salah satu faktor penting dalam menyongsong ekonomi baru adalah dengan memaksimalkan digitalisasi. Di mana pada masa ini, era digitalisasi menjadi salah satu faktor pendukung kemajuan ekonomi kreatif, khususnya di Indonesia.

"Nanti dengan BI dibantu digitalisasinya, dengan QRIS membayar melalui digital payment. Ini yang menurut saya sangat penting untuk kita bisa implementasikan demi pulihnya sektor-sektor ekonomi kita," terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kemenparekraf dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Majalengka.

"Semoga dengan kehadiran Mas Menteri di Kabupaten Majalengka dapat memotivasi para pelaku ekonomi kreatif," kata Tarsono.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini